Padangpanjang – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang kembali berpartisipasi dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Tahun 2026 dengan mengirimkan tiga mahasiswa terbaik sebagai delegasi kampus. Program yang diselenggarakan di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ini menjadi bagian dari upaya ISI Padangpanjang dalam memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.
Sebelum keberangkatan menuju lokasi KKN pada 20 Juli 2026, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) ISI Padangpanjang, Dr. Yusril, S.S., M.Sn., secara langsung mengantarkan sekaligus melepas delegasi mahasiswa menuju Tasikmalaya. Program KKN Internasional akan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 Juli hingga 22 Agustus 2026.
Program KKN Internasional merupakan bagian dari implementasi Program Berdampak ISI Padangpanjang sekaligus tindak lanjut kolaborasi perguruan tinggi yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan mahasiswa internasional dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan. Pada pelaksanaan tahun 2026, program ini diikuti oleh mahasiswa dari enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Pakistan, dan Bangladesh, sehingga menjadi ruang kolaborasi lintas budaya yang memperkuat jejaring akademik sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Tiga mahasiswa ISI Padangpanjang yang terpilih sebagai delegasi merupakan mahasiswa terbaik hasil seleksi . Mereka adalah Sabrina Zahra Thianisa dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, Muhammad Alvitto Fachrezel dari Program Studi Fotografi, dan M. Husein Haikal dari Program Studi Televisi dan Film. Selama pelaksanaan KKN, ketiganya akan berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun mahasiswa internasional dalam merancang dan melaksanakan program-program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., melalui Kepala LP2M menyampaikan apresiasi atas terpilihnya ketiga mahasiswa sebagai delegasi kampus. Menurutnya, keikutsertaan dalam KKN Internasional merupakan amanah sekaligus kehormatan yang mencerminkan kepercayaan institusi kepada mahasiswa terbaik untuk membawa nama baik ISI Padangpanjang di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor berpesan agar para mahasiswa mampu menunjukkan karakter insan akademik yang berintegritas, adaptif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai seni serta budaya Indonesia selama mengikuti program.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari berbagai budaya, memperluas jejaring, serta menunjukkan bahwa mahasiswa ISI Padangpanjang memiliki kompetensi, kreativitas, dan kepedulian terhadap masyarakat. Jadilah duta kampus yang mampu menginspirasi melalui karya, sikap, dan kontribusi nyata," pesan Rektor.
Rektor juga berharap pengalaman mengikuti KKN Internasional dapat memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, serta kolaborasi global yang menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian di masa depan.
Sementara itu, Kepala LP2M ISI Padangpanjang, Dr. Yusril, S.S., M.Sn., menegaskan bahwa kesempatan mengikuti KKN Internasional merupakan pengalaman yang tidak dimiliki oleh seluruh mahasiswa. Oleh karena itu, para peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar, memperluas jejaring, sekaligus mengharumkan nama almamater.
"Mahasiswa yang berangkat adalah mahasiswa pilihan. Tidak semua mahasiswa memperoleh kesempatan mengikuti KKN Internasional. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan membawa nama baik almamater dan juga nama baik Sumatera Barat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para mahasiswa mampu menjadi duta ISI Padangpanjang selama menjalankan pengabdian. Selain aktif berinteraksi dengan masyarakat, mereka diharapkan mampu memperkenalkan sejarah, keunggulan, serta berbagai capaian ISI Padangpanjang kepada peserta lain maupun masyarakat setempat.
"Pelajari tentang daerah kita dan pahami juga tentang ISI Padangpanjang, mulai dari sejarah, fakultas, hingga berbagai keunggulannya. Ketika ada yang bertanya tentang ISI Padangpanjang, kalian harus mampu menjelaskannya dengan baik. Jadilah duta kampus yang membanggakan," tambahnya.
Program KKN Internasional menjadi wadah kolaborasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bersama mahasiswa mancanegara yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan kreativitas untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman bekerja dalam lingkungan multikultural.
Partisipasi mahasiswa ISI Padangpanjang pada KKN Internasional 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter, memperluas wawasan global, serta mengasah kemampuan berkolaborasi lintas budaya. Sejalan dengan semangat Program Berdampak, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui seni dan budaya, sekaligus memperkenalkan identitas serta nilai-nilai budaya Indonesia di tingkat internasional.







