Program Aksara Mahasiswa Dorong Riset Kampus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat Sulawesi Tengah

Kabar

14 Agustus 2026 | 13.45 WIB

Program Aksara Mahasiswa Dorong Riset Kampus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat Sulawesi Tengah

Palu–Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong mahasiswa untuk menjadikan persoalan nyata di masyarakat sebagai titik awal dalam mengembangkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, riset, teknologi, dan inovasi. Pendekatan tersebut menjadi salah satu semangat utama Program Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (Aksara Mahasiswa) sebagai bagian dari program Mahasiswa Berdampak.


Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal Mahasiswa Berdampak: Program Aksara Mahasiswa Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), di Universitas Muhammadiyah Palu, Kamis (20/8).


Aksara Mahasiswa Berdampak  di Palu Sulawesi Tengah, dipilih dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah yang mencakup daerah tertinggal, kemiskinan ekstrem, serta kawasan rawan bencana, sekaligus potensi perguruan tinggi di wilayah tersebut dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.


Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), I Ketut Adnyana menekankan bahwa ilmu pengetahuan, riset, teknologi, dan inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi perlu hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.


“Banyak teknologi telah dikembangkan di kampus. Tantangannya adalah bagaimana hasil pengembangan teknologi tersebut dapat bertemu dengan masyarakat dan digunakan dalam kondisi yang nyata. Karena itu, jangan mulai bertanya teknologi apa yang kita punya, mulai dari persoalan, persoalan apa yang sedang dihadapi oleh masyarakat kita,” ujar Direktur Ketut.


Menurut Direktur PPM, Program Aksara Mahasiswa dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami persoalan, bekerja bersama mitra, bernegosiasi, menyelesaikan masalah, dan mengambil tanggung jawab, sementara masyarakat diharapkan memperoleh manfaat yang dapat terus dirasakan setelah program berakhir.


Pendekatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi lintas disiplin. Mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan didorong untuk bekerja bersama sesuai kebutuhan persoalan yang dihadapi masyarakat, sehingga kepakaran, hasil riset, teknologi, dan inovasi perguruan tinggi dapat dipertemukan dengan kebutuhan di lapangan.


Program Aksara Mahasiswa Tahun 2026 dilaksanakan melalui dua skema, yaitu Aksara Peduli dan Aksara Sirkular. Aksara Peduli diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan pada bidang strategis sesuai kebutuhan wilayah, sedangkan Aksara Sirkular berfokus pada pengelolaan sampah melalui pendekatan yang mencakup edukasi, pemilahan, teknologi tepat guna, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan ekonomi sirkular.


Lebih lanjut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah Palu, Sudirman menyambut baik kepercayaan Kemdiktisaintek kepada UM Palu sebagai tuan rumah kegiatan. Warek Sudirman menilai Program Aksara Mahasiswa memperluas makna pembelajaran di perguruan tinggi dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus menghadirkan manfaat sosial. Sulawesi Tengah dinilai memiliki potensi besar untuk berkontribusi melalui berbagai perguruan tinggi yang berada di wilayah tersebut.


“Ketika berbicara terkait proses pembelajaran, belajar di dalam kelas tentu tidak cukup hanya dengan mendapatkan ilmu, tetapi kita butuh bagaimana dampak sosial yang kita hasilkan kepada masyarakat,” ujar Warek Sudirman.


Melalui Program Aksara Mahasiswa, Kemdiktisaintek terus mendorong agar perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya menjawab persoalan masyarakat. Kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat menghasilkan solusi yang relevan, dapat diterapkan, dan berkelanjutan sebagai wujud semangat Diktisaintek Berdampak.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#PentingSaintek

#KampusBerdampak



/

5

Ulas Sekarang