Majelis Wali Amanat UNDIP Gelar Workshop Strategi Percepatan Universitas Diponegoro Menuju Peringkat 500 Dunia

Kampus Kita

14 Juli 2026 | 21.00 WIB

Majelis Wali Amanat UNDIP Gelar Workshop Strategi Percepatan Universitas Diponegoro Menuju Peringkat 500 Dunia

UNDIP, Semarang, (14/7) –  Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro (MWA UNDIP) menyelenggarakan “Workshop Strategi Percepatan Universitas Diponegoro Peringkat 500 Dunia” pada Selasa, 14 Juli 2026 di Gedung Prof. Soedarto, S.H., kampus UNDIP Tembalang, Semarang. Forum strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi civitas academica dalam mendukung percepatan pencapaian target UNDIP sebagai World-Class University (WCU) dan masuk dalam jajaran 500 universitas terbaik dunia.

UNDIP mengundang narasumber Prof. Dato’ Seri Ir. Dr. Zaini Ujang yang saat ini menjabat sebagai Chairman of Malaysian Qualifications Agency (MQA), Pro-Chancellor of MSU Malaysia, dan Professor-Fellow of International Islamic University Malaysia. Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D. memimpin jalannya diskusi interaktif bersama narasumber dan peserta yang meliputi unsur Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan sekolah, serta jajaran dosen di lingkungan UNDIP.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., membuka acara secara resmi dan menyampaikan bahwa pencapaian target World-Class University (WCU) membutuhkan langkah yang terukur, konsisten, dan berkelanjutan dengan dukungan seluruh civitas academica. “There is no one left behind. Kita tingkatkan internal business processsesuai dengan kapasitas masing-masing fakultas. Terima kasih kepada Majelis Wali Amanat yang menyelenggarakan agenda ini dalam upaya peningkatan pemeringkatan internasional. Tentunya ini tanggung jawab kita bersama,” kata Rektor UNDIP.

Prof. Suharnomo menambahkan, “Kita tingkatkan internasionalisasi tidak hanya pada level universitas, tetapi juga di tingkat fakultas, departemen, dan program studi.” Berbagai upaya dilakukan UNDIP untuk menambah layanan berstandar internasional, antara lain melalui pelatihan bahasa Inggris bagi civitas academica dan diskusi Rektor bersama mahasiswa internasional, untuk menjaring masukan atas peningkatan infrastruktur kampus yang dilengkapi dengan bahasa Inggris.

Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro, Prof. Mohamad Nasir, M.Si., Akt., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kembali peringkat UNDIP pada level internasional. Menurut pemeringkatan QS World University Rankings 2027, UNDIP berada di peringkat ke-662 internasional. “Angka ini adalah salah satu tolak ukur reputasi internasional sehingga harus kita tingkatkan dari tahun ke tahun. Untuk fakultas bisa juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi lain, khususnya untuk meningkatkan citation per faculty,” pesan Prof. Nasir.

Narasumber Prof. Dato’ Seri Ir. Dr. Zaini Ujang, yang merupakan tokoh pendidikan tinggi internasional memaparkan materinya yang berjudul “Strategy for Global Competitiveness”. Sebagai basis penguatan universitas, menurutnya employer reputation adalah indikator pertama yang harus ditingkatkan. Selanjutnya, melalui 3 (tiga) pendekatan yaitu peningkatan academic reputation, employer reputation, dan specialized untuk menguatkan reputasi, relevansi, dan dampak dari sebuah institusi pendidikan tinggi.

Prof. Zaini Ujang melanjutkan, “Setelah itu kita lihat pola change-transformation-shift.Change untuk melihat apakah ada perubahan yang berdampak; Transformation mengenai fokus dari teaching university menuju research university; dan Shift untuk mengukur apakah sudah berjalan sesuai visi dan misi menuju ranking global.”

Sesi paparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Wakil Rektor IV UNDIP, Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D. selaku moderator.

Terdapat banyak dosen yang menyampaikan pertanyaan kepada Prof. Zaini Ujang, di antaranya yaitu Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNDIP, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin mendiskusikan tentang strategi peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU). Selanjutnya, Dekan Fakultas Psikologi UNDIP menyampaikan diskusi tentang tips untuk mempercepat masa studi S3 bagi dosen. Kemudian Ahmad Ni’matullah Al-Baarri, S.Pt., M.P., Ph.D. menanyakan langkah untuk mendorong jumlah publikasi bagi dosen yang bertugas sebagai frontliner di fakultas.

Selanjutnya adalah paparan “Action Plan 2026-2027: Strategi Peningkatan Academic dan Employer Reputation UNDIP” oleh Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU. Mulai tahun ini, UNDIP akan menambah jumlah peer group agar meningkatkan sitasi termasuk co-authorship bersama dosen dari universitas luar negeri. Dosen yang memiliki co-authorship akan dipilih sebagai nominasi agen global. 

Selain itu, profil Alumni Berdampak (Notable Alumni) juga menjadi indikator dalam meningkatkan reputasi UNDIP.

Melalui workshop ini, diharapkan langkah UNDIP akan semakin implementatif dalam mendukung peningkatan reputasi akademik, kualitas riset, jejaring internasional, serta berbagai indikator pemeringkatan dunia. (Komunikasi Publik UNDIP)

DiktisaintekBerdampak

UNDIP

Pendidikan dan Saintek

Reputasi Akademik UNDIP

/

5

Ulas Sekarang