Mahasiswa Teknologi Rekayasa Pangan Polije Olah Biji Ketapang Menjadi Camilan Sehat

Kampus Kita

17 Juni 2026 | 15.45 WIB

Mahasiswa Teknologi Rekayasa Pangan Polije Olah Biji Ketapang Menjadi Camilan Sehat

Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan (TRP) Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Jember (Polije) menciptakan inovasi pangan lokal baru. Mereka membuat produk kreatif berbentuk yogurt bar. Produk fungsional ini menggunakan kombinasi unik bahan biji ketapang dan bubuk daun murbei.

Pada awalnya, Vita Marvella bersama kelompok belajarnya merancang produk makanan sehat ini secara mandiri. Mereka ingin memanfaatkan potensi bahan alami yang melimpah di lingkungan sekitar kampus. Langkah taktis tersebut sekaligus menjadi solusi cerdas dalam menyediakan alternatif camilan sehat bagi masyarakat luas.

“Ide ini berawal dari keprihatinan kami terhadap melimpahnya biji pohon ketapang di lingkungan,” ujar perwakilan kelompok mahasiswa, Vita Marvella.

Oleh karena itu, para mahasiswa mengupas kulit luar lalu menyangrai biji ketapang dengan suhu stabil. Mereka kemudian mengolah bahan tersebut menjadi sari murni sebagai bahan baku utama. Melalui tambahan bubuk daun murbei, tim peneliti akhirnya berhasil membuat camilan padat bertekstur mirip yogurt.

“Kami ingin membuktikan bahwa bahan yang kerap terbuang ini memiliki kandungan protein tinggi,” lanjut Vita Marvella mengenai keunggulan produknya.

Di samping itu, mereka menjual langsung produk fungsional siap konsumsi ini di stan pameran kewirausahaan. Konsumen dapat membeli camilan sehat ini seharga Rp7.000 saja per kemasan. Alhasil, sistem penjualan pra-pesan (pre-order) tersebut sukses melatih jiwa wirausaha bisnis serta manajemen waktu mahasiswa.

Sejalan dengan hal itu, pihak Jurusan Teknologi Pertanian Polije memberikan apresiasi tinggi terhadap riset aplikatif ini. Manajemen kampus menilai kegiatan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) tersebut sangat efektif. Polije sukses mengasah kemampuan teknis mahasiswa terutama dalam bidang keamanan pangan nasional.

“Semoga inovasi pangan fungsional ini mampu mendorong optimalisasi potensi bahan baku lokal Indonesia,” pungkas Vita Marvella saat mengakhiri sesi penjelasan produk.

Polije

Yogurt Bar

TRP Polije

/

5

Ulas Sekarang