Mahasiswa Biologi Unila Tampilkan Empat Riset di Konferensi Internasional INCOBEST 2026

Kampus Kita

06 Juli 2026 | 10.45 WIB

Mahasiswa Biologi Unila Tampilkan Empat Riset di Konferensi Internasional INCOBEST 2026

BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila), kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Empat mahasiswa dari Program Studi Sarjana Biologi dan Sarjana Biologi Terapan tampil sebagai oral presenter pada The 4th International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology (INCOBEST) 2026 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta pada 4 Juli 2026.

Mengusung tema “Emerging Issues in Natural Science, the Environment, and Learning Innovation”, INCOBEST 2026 menjadi forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk membahas perkembangan ilmu pengetahuan, isu lingkungan, serta inovasi pembelajaran. Konferensi ini juga menjadi ajang bagi peserta untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus memperluas jejaring kolaborasi akademik di tingkat global.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa Jurusan Biologi Unila mempresentasikan empat penelitian yang mengangkat isu-isu biologi modern, mulai dari genetika, konservasi satwa liar, hingga ekologi dan agroekosistem.

Mahasiswa Program Studi Sarjana Biologi Terapan angkatan 2024, Dzulfikar Yusuf Priyanatha, mempresentasikan penelitian berjudul From Genetics to Agroforestry: Global Research Trends in Insect Population Dynamics within Coffee Ecosystems, hasil kolaborasi bersama Gina Dania Pratami, Priyambodo, Nindy Permatasari, dan Siti Hamidatul Aliyah.

Sementara itu, Flora Bintang Az Zahra, mahasiswa Program Studi Sarjana Biologi angkatan 2024, memaparkan penelitian Molecular Approaches in Mammalian Conservation Research Across Human-Modified Landscapes: A Global Bibliometric Perspective, yang disusun bersama Elly Lestari Rustiati, Priyambodo, Nindy Permatasari, dan Siti Hamidatul Aliyah.

Dari angkatan 2025, Alya Az-Zahra mempresentasikan riset berjudul A Bibliometric Study on the Emerging Role of Genetics in Tiger Conservation, hasil kolaborasi dengan Agus Subagyo, Priyambodo, Elly Lestari Rustiati, Flora Bintang Az Zahra, Enny Saswiyanti, dan Siti Hamidatul Aliyah.

Adapun M. Julian Saputra, mahasiswa Program Studi Sarjana Biologi Terapan angkatan 2025, membawakan penelitian berjudul Seasonal Dynamics of the Eusocial Ant Monomorium minimum in Robusta Coffee Agroecosystems: Ecological and Population Genetic Perspectives, yang dikembangkan bersama tim peneliti dari berbagai institusi.

Keikutsertaan sebagai presenter dalam konferensi internasional menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa. Selain memaparkan hasil penelitian di hadapan peserta dari berbagai negara, mereka juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan akademisi dan peneliti internasional serta memperluas wawasan mengenai perkembangan riset terkini.

Dzulfikar Yusuf Priyanatha mengaku bangga dapat mengikuti forum ilmiah internasional untuk pertama kalinya.

“Pertama kali menjadi presenter di konferensi internasional merupakan pengalaman yang sangat berharga. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan,” ujarnya.

Pengalaman serupa juga dirasakan M. Julian Saputra yang menyebut kesempatan tersebut sebagai pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya.

“Ini pertama kalinya saya mempresentasikan penelitian di forum internasional. Pengalaman yang luar biasa dan sangat berarti bagi pengembangan diri saya,” katanya.

Flora Bintang Az Zahra mengungkapkan bahwa rasa gugup sebelum presentasi justru berubah menjadi pengalaman yang meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Awalnya saya sangat gugup, tetapi akhirnya menjadi pengalaman yang luar biasa. Saya mendapatkan banyak wawasan baru sekaligus kepercayaan diri yang lebih besar,” tuturnya.

Sementara itu, Alya Az-Zahra menyampaikan bahwa kesempatan menjadi presenter pada seminar internasional pertamanya memberikan pengalaman yang sangat berkesan.

“Saya sempat merasa gugup dan ragu, tetapi pengalaman ini jauh lebih baik dari yang saya bayangkan. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi saya,” ungkapnya.

Partisipasi keempat mahasiswa tersebut mencerminkan komitmen Jurusan Biologi FMIPA Unila dalam membangun budaya riset sejak jenjang sarjana sekaligus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam forum ilmiah internasional.

Keterlibatan mahasiswa dalam konferensi bereputasi internasional diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik dan kemampuan komunikasi ilmiah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas di masa mendatang. Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unila untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

/

5

Ulas Sekarang