Serang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 34 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan “eco enzyme” bersama masyarakat di Rumah Warga, Kampung Taman Barang, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, pada Senin (13/7/2026) pukul 10.00–12.20 WIB.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diperkenalkan pada proses pembuatan eco enzyme menggunakan limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang difermentasi bersama gula merah dan air.
Selain memberikan materi mengenai manfaat eco enzyme, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatannya. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara pengolahan sampah organik serta pemanfaatan eco enzyme untuk kebutuhan rumah tangga, seperti pupuk cair, pembersih alami, dan penyubur tanaman.
Rizal dari salah satu mahasiswa KKM UNTIRTA Kelompok 34, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
"Kegiatan pembuatan eco enzyme ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat mengurangi limbah organik rumah tangga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menerapkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sindangsari, Ibu Asiah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM UNTIRTA.
"Kegiatan pembuatan eco enzyme yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM UNTIRTA sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat tentang cara mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang berguna. Kami jadi lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi limbah rumah tangga. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan dikembangkan sehingga semakin banyak warga yang menerapkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sindangsari."tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKM UNTIRTA Kelompok 34 berharap masyarakat Desa Sindangsari semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah organik yang tepat. Penerapan eco enzyme di tingkat rumah tangga diharapkan dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi volume sampah organik, serta mendukung terwujudnya lingkungan desa yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.







