Jakarta–Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt. Sesjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco berpesan bahwa kompetisi MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Nasional 2026 merupakan bagian dari pembinaan karakter, integritas, dan akhlak ASN. Hal ini disampaikan saat Kemdiktisaintek melepas Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus perwakilan perguruan tinggi untuk mengikuti kompetisi tersebut, Jumat (21/8).
“Keikutsertaan dalam MTQ KORPRI tidak semata-mata tentang kompetisi dan meraih juara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter, penguatan nilai spiritual, serta pembentukan aparatur negara yang berintegritas dan berakhlak mulia,” ujar Plt. Sesjen Badri.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 adalah ajang tingkat nasional di lingkungan KORPRI/ASN, yang tahun ini diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Selatan, dengan pusat kegiatan di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, pada 23–30 Agustus 2026. Tahun ini, MTQ VIII KORPRI Nasional mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”
Kemdiktisaintek mengirim 27 peserta dari beberapa perguruan tinggi yang mengikuti 17 cabang/kategori lomba. Asal kampus peserta antara lain Universitas Negeri Makassar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Mataram, Universitas Samudra, Politeknik Negeri Batam, UNY, hingga Politeknik Negeri Bengkalis. Plt. Sesjen Kemdiktisaintek memandang bahwa keberagaman dari perguruan tinggi ini justru menjadi kekuatan kafilah.
Sejalan dengan tema kompetisi, Plt. Sesjen Kemdiktisaintek menekankan bahwa sebagai ASN, kompetensi dan profesionalisme harus berjalan beriringan dengan integritas, kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab serta kemampuan menjaga hubungan baik dengan sesama. Hal ini, menurutnya, menjadi nilai dasar bagi ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Plt. Sesjen Badri mengingatkan para peserta bahwa keikutsertaan dalam MTQ VIII KORPRI Nasional juga menjadi kesempatan untuk membawa nama baik Kemdiktisaintek dan perguruan tinggi masing-masing. Karena itu, peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh peserta, pendamping, dan pihak yang telah mempersiapkan kafilah Kemdiktisaintek. Keberagaman latar belakang perguruan tinggi para peserta diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antarsivitas perguruan tinggi sekaligus mempererat rasa persaudaraan sebagai bagian dari keluarga besar Kemdiktisaintek.
Melalui keikutsertaan dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Kemdiktisaintek berharap para peserta dapat membawa semangat berprestasi sekaligus nilai-nilai akhlak, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Keikutsertaan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun ASN yang mampu memberikan pelayanan terbaik serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak






