Kemdiktisaintek Teken MoU dengan Pemkot Bandung, untuk Penanganan Sampah Berbasis Teknologi

Kabar

21 Agustus 2026 | 17.45 WIB

Kemdiktisaintek Teken MoU dengan Pemkot Bandung, untuk Penanganan Sampah Berbasis Teknologi

Bandung - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung, untuk pengembangan solusi berbasis teknologi, dalam penanganan persoalan sampah. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama, yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui proses strategis dan teknis, Jumat (21/8).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengapresiasi percepatan kolaborasi yang dilakukan para pihak. Ia menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut, merupakan tindak lanjut dari peninjauan lapangan yang dilakukan pada pekan sebelumnya.

“Minggu lalu kita meninjau, hari ini kita sudah bisa bertemu. MOU ini harapannya juga segera kita melakukan proses-proses yang lebih strategik,” ungkap Menteri Brian.

Mendiktisaintek mengatakan bahwa percepatan implementasi kerja sama, perlu didukung dengan penyelesaian berbagai aspek yang diperlukan, termasuk regulasi dan pematangan lahan. Kemdiktisaintek juga akan membantu proses yang diperlukan agar pelaksanaan kerja sama dapat berjalan lebih cepat. Menteri Brian juga berharap kerja sama tersebut dapat menjadi percontohan, penerapan teknologi pengelolaan sampah. 

“Semoga itu bisa kita selesaikan cepat dan harapannya ini akan menjadi percontohan, karena di beberapa negara sudah berjalan dengan konsep teknologi seperti ini, lebih murah dan juga tidak ada dioksin karena tidak ada pematangan dan sebagainya,” tutur Menteri Brian.

Dalam kolaborasi tersebut, Danantara turut menyiapkan sejumlah pendekatan teknologi untuk pengelolaan sampah. CTO Danantara, Sigit Puji Santosa menyampaikan bahwa salah satu pendekatan yang dibawa adalah pengelolaan sampah secara terdesentralisasi, sehingga penanganan dapat dilakukan di tingkat wilayah.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan awal dari komitmen bersama dalam menangani persoalan sampah di Kota Bandung. Menurut Wali Kota Bandung, persoalan sampah memiliki kompleksitas tersendiri sehingga membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dan mengapresiasi kolaborasi yang telah dilakukan oleh Kemdiktisaintek dan Danantara.

Melalui kolaborasi Kemdiktisaintek bersama Pemerintah Kota Bandung dan Danantara, mendorong agar pengembangan solusi pengelolaan sampah berbasis teknologi, dapat segera memasuki tahap pelaksanaan. Kemdiktisaintek berharap inisiatif ini dapat menjadi percontohan penerapan teknologi yang dapat memberikan alternatif solusi terhadap persoalan sampah secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Ulas Sekarang