KPPTI 2025 Dorong Kepemimpinan Transformasional dan Penguatan Budaya Ilmiah Perguruan Tinggi

Kabar

19 November 2025 | 15.15 WIB

KPPTI 2025 Dorong Kepemimpinan Transformasional dan Penguatan Budaya Ilmiah Perguruan Tinggi

Surabaya-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berkomitmen untuk terus mewujudkan peran kampus berdampak, salah satunya melalui penguatan kepemimpinan transformasional dan budaya ilmiah di perguruan tinggi. Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam Plenary Session I Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 atau Indonesia Higher Education Summit (IHES) yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (19/11).

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Mohammad Nuh mengungkapkan pendidikan tinggi merupakan sebuah sistem dengan human capital terbaik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral, sosial, dan akademik yang besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Mohammad Nuh yang juga Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut, menyebutkan ciri kehidupan bangsa yang cerdas, antara lain memiliki rasa penasaran tinggi (high curiosity) sebagai modal utama inovasi, daya adaptabilitas yang sangat baik untuk mengantisipasi perubahan, empati tinggi sebagai modal terjadinya harmoni sosial, patuh terhadap nilai moral, etika, dan mampu memberikan solusi atas permasalahan. 

“Janji kemerdekaan Indonesia mulai dari melindungi, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa sampai melaksanakan ketertiban dunia, semua memiliki esensi pada pendidikan sebagai kunci utama. Dalam hal ini, kampus harus menjadi pemandu, penjaga optimisme dan sekaligus pembukti kejayaan Indonesia 2045,” ungkap Nuh. 

Disinilah menurut Nuh, dibutuhkan kepemimpinan transformasional yang mampu melakukan penguatan (strengthening), pemberdayaan (empowering), pencerahan (enlightening), sinergi dan orkestrasi bagi pengikut dan organisasinya. Hal ini akan mendorong pada terwujudnya kampus berdampak yang adaptif dan berdaya saing global.

“Pemimpin yang baik itu ternyata simple, yaitu dia mampu men-deliver apa yang dia janjikan. Seseorang bisa punya janji kalau dia punya visi misi, ide, dan value. Untuk mendeliver itu harus punya kemauan yang merupakan bagian dari attitude, dan kemampuan. Dari kapabilitas itu yang diperlukan skill, knowledge dan technical skills,” jelas Nuh.

Penguatan Budaya Ilmiah

Sementara itu, Staf Khusus Mendiktisaintek (SKM) Bidang Riset dan Pengembangan, I Gede Wenten mengungkapkan saat ini peran kampus terus bergeser demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

“Terdapat paradigma pergeseran dari pendidikan akademik menjadi research university yang banyak memberikan dampak positif,” jelas SKM Wenten.

Wenten kemudian menyebutkan saat ini berbagai tantangan tengah dihadapi bidang iptek. Hal ini ungkapnya, membutuhkan lima langkah rekonstruksi pola pengembangan Iptek nasional. Pertama yakni mencermati dan menggali potensi yang ada, kedua dengan membangun jalan perubahan  langkah strategis bertransformasi, ketiga membangun budaya ilmiah unggul, keempat menuju keunggulan ekonomi berbasis kekayaan intelektual, dan terakhir merumuskan politik teknologi nasional. 

Maka dari itu, perguruan tinggi perlu melakukan penguatan budaya ilmiah di lingkungan kampus. Budaya ilmiah sendiri merupakan tatanan nilai, norma, dan praktik yang menumbuhkan cara berpikir dan bertindak berdasarkan asas-asas keilmiahan yang menempatkan kualitas dan kebermaknaan sebagai landasan dalam setiap proses penciptaan, pengembangan, dan diseminasi pengetahuan.

Dengan berbagai pandangan dan gagasan yang mengemuka dalam sesi plenary ini, KPPTI 2025 menegaskan kembali pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi untuk memperkuat kepemimpinan transformasional dan budaya ilmiah. Upaya ini menjadi fondasi penting bagi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi, memperluas dampak, serta mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif

#KPPTI2025



news

cms

/

5

Ulas Sekarang