ISI Padangpanjang Dorong Pariwisata Berkelanjutan melalui Tourism Sustainability and Creative Expo 2026

Kampus Kita

07 Mei 2026 | 00.00 WIB

ISI Padangpanjang Dorong Pariwisata Berkelanjutan melalui Tourism Sustainability and Creative Expo 2026

Padangpanjang – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang melalui Program Studi Pariwisata Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) menggelar Tourism Sustainability and Creative Expo (TSC Expo) 2026 di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam ISI Padangpanjang, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, praktisi, serta pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis seni, budaya, dan kreativitas lokal.

TSC Expo 2026 menghadirkan berbagai karya mahasiswa, potensi destinasi wisata, serta inovasi kreatif yang menggambarkan peran generasi muda dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga keberlanjutan budaya dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Program Studi Pariwisata ISI Padangpanjang, Fadhlul Rahman, S.Hum., M.Hum., menyampaikan bahwa perkembangan industri pariwisata saat ini membutuhkan pendekatan kreatif dan inovatif yang tetap berakar pada kekuatan budaya lokal.

Menurutnya, perguruan tinggi seni memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia kreatif yang mampu menghadirkan pengalaman wisata berbasis seni dan budaya.

Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., mengapresiasi penyelenggaraan TSC Expo 2026 sebagai wujud kreativitas mahasiswa dalam menghubungkan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“TSC Expo menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk belajar membangun jejaring, kreativitas, serta kemampuan manajerial dan inovatif dalam pengembangan sektor pariwisata kreatif,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Kota Padangpanjang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kepala Dinas Pariwisata Kota Padangpanjang, Busmar Chandra, S.Kom., menilai kontribusi ISI Padangpanjang melalui pendekatan seni dan budaya mampu memperkuat pengembangan pariwisata daerah.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Hendri Fauzan, A.P., M.Si., menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah.

Dekan FSRD ISI Padangpanjang, Dr. Riswel Zam., M.Sn., menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan pariwisata kreatif yang berlandaskan budaya dan keberlanjutan.

“Pariwisata masa depan membutuhkan kreativitas, identitas budaya, dan pengalaman artistik. Kampus seni memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai budaya dan keberlanjutan,” ujarnya.

Selain pameran kreatif, TSC Expo 2026 juga menghadirkan seminar dan diskusi publik dengan menghadirkan sejumlah praktisi pariwisata. Ridwan Tulus membawakan materi mengenai arah perkembangan pariwisata Sumatera Barat, sementara Ritno Kurniawan membahas pengelolaan potensi dan sumber daya pariwisata lokal.

Melalui kegiatan ini, ISI Padangpanjang menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi seni dan budaya yang aktif menghadirkan inovasi, kolaborasi, serta kontribusi nyata dalam membangun sektor pariwisata kreatif berbasis budaya lokal menuju masa depan yang berkelanjutan.

DiktisaintekBerdampak

kreatif

ISIPadangpanjang

/

5

Ulas Sekarang