Wamen Stella Ajak Generasi Muda Miliki Kemampuan Berpikir Kritis

Kabar

02 May 2026 | 09.00 WIB

Wamen Stella Ajak Generasi Muda Miliki Kemampuan Berpikir Kritis

Bandung Barat-Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global generasi muda. Hal ini disampaikan dalam gelaran acara bertajuk “Youth Change Maker Summit” yang berlokasi di BPK Penabur Kota Baru Parahyangan, Kamis (30/4).


Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing global generasi muda, diwujudkan melalui SMA Unggul Garuda yang berfokus pada pembangunan dan transformasi sekolah unggulan di Indonesia. Melalui SMA Unggul Garuda, Wamen Stella menjelaskan terdapat peningkatan signifikan terhadap jumlah siswa yang diterima di Top Universitas dunia.


“Terdapat peningkatan sebesar 150% pada jumlah siswa yang diterima di universitas top dunia dari sekolah yang sebelumnya belum mendapatkan Program SMA Unggul Garuda. Selain itu, peningkatan yang lebih signifikan juga terlihat pada jumlah Letter of Acceptance (LoA). Pada 2025, sebelum program sekolah baru dan transformasi dijalankan, tercatat 587 LoA. Setelah program tersebut berjalan, jumlahnya meningkat menjadi 1.567 LoA, atau naik sebesar 167%,” jelas Wamen Stella.


Keberhasilan ini dicapai melalui strategi Peningkatan pemahaman sistem seleksi internasional dengan membekali siswa untuk memahami kebutuhan universitas top dunia serta menampilkan potensi diri secara tepat. Selain itu penguatan kapasitas guru juga menjadi faktor penting terutama dalam penulisan letter of recommendation yang kredibel dan sesuai standar global.


Wamendiktisaintek juga mendorong generasi muda untuk berani berkompetisi secara sehat untuk memaksimalkan potensi diri dan mendorong kemajuan bangsa. Lebih lanjut, keberhasilan di perguruan tinggi kelas dunia tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademik, tetapi juga oleh kemampuan berpikir kritis, eksplorasi lintas disiplin ilmu, serta interaksi dengan lingkungan mahasiswa yang beragam.


“Kalianlah yang akan menjadi pemimpin bangsa ini. Bangsa kita hanya bisa maju jika kita semua mau berkompetisi dan berlomba-lomba untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam diri. Ini bukanlah sesuatu yang aneh,” tegas Wamen Stella.


Ditambahkan oleh Wamen Stella bahwa pemikiran kritis dan mendalam yang dibentuk melalui berbagai bidang, termasuk filsafat dan ilmu sosial, menjadi fondasi penting dalam menghadapi perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan. 


Menutup paparannya, Wamendiktisaintek berpesan agar generasi muda dapat memanfaatkan waktu sebagai aset berharga untuk berinvestasi pada pengembangan diri, sehingga mampu berkontribusi sebagai talenta unggul bagi kemajuan Indonesia.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif



/

5

Ulas Sekarang