Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mendorong perluasan akses pendidikan tinggi bagi pekerja melalui kerja sama antara Universitas Terbuka (UT) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KSPSI dan UT tentang Tridarma Perguruan Tinggi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (10/8).
Menteri Brian menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah yang baik, dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan pekerja. Peningkatan kapasitas pekerja, pada akhirnya juga dapat memberikan dampak positif terhadap industri tempat mereka bekerja.
“Ini satu yang sangat baik. Ini sudah sangat mulia. Saya rasa memang kita mengambil jumlah lulusan atau warga negara yang akan menikmati waktu kuliah, dan kita sama-sama percaya bahwa investasi terbaik dari suatu bangsa, adalah investasi pendidikan,” ujar Menteri Brian.
Menteri Brian menilai bahwa kesempatan bagi pekerja, untuk menempuh pendidikan tinggi sambil tetap bekerja, dapat memberikan manfaat yang luas. Mendiktisaintek berharap semakin banyak pekerja yang dapat memanfaatkan kesempatan tersebut, sehingga akses pendidikan tinggi tidak hanya dinikmati oleh mereka yang dapat mengikuti perkuliahan secara konvensional.
“Ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas, meningkatkan kemampuan dari teman-teman buruh, tetapi juga sesudahnya akan meningkatkan kapasitas di industri-industri tempat teman-teman kita. Jadi sebenarnya semua akan mendapatkan nilai positif,” jelas Menteri Brian.
Dalam kesempatan tersebut, Mendiktisaintek juga menyoroti potensi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dalam mendukung pekerja melanjutkan pendidikan. Kompetensi dan pengalaman yang telah dimiliki pekerja, dapat direkognisi sehingga berpotensi membuat masa studi menjadi lebih singkat. Selain RPL, Menteri Brian menilai pemanfaatan teknologi pembelajaran, dapat semakin memudahkan pekerja mengikuti pendidikan tinggi. Fleksibilitas pembelajaran memungkinkan pekerja mengakses materi pembelajaran, melalui perangkat yang mereka miliki, dan memanfaatkan waktu luang untuk belajar.
Menteri Brian berharap program tersebut dapat diperluas, sehingga semakin banyak pekerja di berbagai wilayah Indonesia, memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Mendiktisaintek juga mendorong agar informasi mengenai kesempatan kuliah sambil bekerja, tersebar lebih masif.
“Sehingga nanti banyak teman-teman kita, yang bisa merasakan waktu kuliah sambil mereka bekerja,” tutur Menteri Brian.
Lebih lanjut, Ketua Umum KSPSI, yang juga menjabat Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Muhammad Jumhur Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama dengan UT. Selain itu, Menteri Jumhur juga menilai kerja sama tersebut dapat menjadi kesempatan bagi para pekerja, yang belum memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Jadi, mau mengajak teman-teman yang mungkin belum ada kesempatan para pekerja kita untuk sekolah lebih tinggi. Maka, lakukan ini,” ujar Ketua Umum KSPSI.
Sementara itu, Rektor Universitas Terbuka, Ali Muktiyanto menyampaikan bahwa kerja sama dengan KSPSI menjadi kesempatan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi pekerja dan keluarganya. Melalui karakteristik pendidikan UT yang fleksibel, pekerja dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.
“Universitas Terbuka memiliki cakupan, KSPSI memiliki kekuatan di jaringan pekerja, dan Indonesia memiliki kebutuhan yang sangat besar terhadap sebuah sumber daya manusia yang unggul. Jika ketiganya kita pertemukan melalui kerja sama yang produktif, saya yakin yang kita bangun bukan hanya sebuah komunikasi, tapi sebuah jalan baru untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi bangsa Indonesia,” ujar Rektor UT.
Penandatanganan MoU antara KSPSI dan UT tentang Tridarma Perguruan Tinggi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi pekerja sekaligus mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak






