Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Selasa (30/6).
Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama pendidikan tinggi Indonesia–Kanada, termasuk pengembangan talenta, mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, serta peluang perluasan kemitraan antara perguruan tinggi di kedua negara.
Menteri Brian menyampaikan bahwa Kanada merupakan salah satu negara tujuan Program Sekolah Garuda. Menurut Mendiktisaintek, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi di Kanada diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi mahasiswa Indonesia.
"Kanada termasuk salah satu negara tujuan Program Sekolah Garuda. Kita berharap perguruan tinggi di Kanada dapat mendukung Indonesia melalui proses penerimaan mahasiswa hingga mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan," ujar Menteri Brian.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas perkembangan kerja sama pendidikan tinggi Indonesia–Kanada, termasuk penyelesaian nota kesepahaman (MoU) antara Kemdiktisaintek dan Kementerian Post-Secondary Education and Future Skills Provinsi British Columbia. Selain itu, dibahas pula peluang penguatan kerja sama antarkampus melalui mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan program bersama, serta kolaborasi riset pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama.
Kerja sama pendidikan tinggi Indonesia dan Kanada juga terus berkembang. Hingga September 2025, tercatat 108 perjanjian kerja sama aktif antara perguruan tinggi di kedua negara yang mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, pengembangan program akademik bersama, serta penyelenggaraan seminar ilmiah.
Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyampaikan bahwa sistem pendidikan tinggi di Kanada yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi membuka berbagai peluang kerja sama dengan Indonesia. Dubes Muhsin menambahkan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa, Kanada terus menjajaki dan memfasilitasi berbagai inisiatif untuk memperkuat hubungan antarinstitusi pendidikan tinggi di kedua negara.
"Kami akan mencoba mendorong supaya ada yang konkret nantinya hubungan kedua pihak ini," ujar Dubes Muhsin Syihab.
Pertemuan juga membahas penyelenggaraan Beasiswa Indonesia Maju dan Beasiswa Garuda bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Kanada. Pembahasan mencakup penguatan pembekalan sebelum keberangkatan, kesiapan akademik, orientasi budaya, serta koordinasi antara Kemdiktisaintek dan Perwakilan RI di Kanada untuk mendukung kelancaran studi mahasiswa Indonesia. Selain itu, kedua pihak membahas peluang mendorong peningkatan dukungan beasiswa dari pemerintah maupun perguruan tinggi di Kanada bagi mahasiswa Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi.
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Kemdiktisaintek dan KBRI Ottawa dalam menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama pendidikan tinggi Indonesia–Kanada. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak dalam memperluas kolaborasi internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan talenta Indonesia.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak






