Mendiktisaintek Ajak Mahasiswa Baru UPI untuk Tangguh dalam Pendidikan dan Berani Ciptakan Perubahan

Kabar

19 Agustus 2026 | 17.30 WIB

Mendiktisaintek Ajak Mahasiswa Baru UPI untuk Tangguh dalam Pendidikan dan Berani Ciptakan Perubahan

Bandung— Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengajak mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Angkatan 2026 untuk membangun ketangguhan, memperkuat penguasaan ilmu, dan menghasilkan karya yang menjawab kebutuhan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Mendiktisaintek saat memberikan orasi ilmiah pada Masa Orientasi Kampus dan Kuliah (MOKA-KU) UPI 2026 bertema “Menjadi Mahasiswa UPI, Tangguh dalam Proses, Unggul dalam Ilmu, Berdampak bagi Indonesia’, yang diikuti 13.386 mahasiswa baru dari 35 provinsi di Indonesia dan 15 negara, Rabu (19/8).

Dalam orasinya, Menteri Brian mengajak mahasiswa sejak awal menentukan tujuan selama menempuh pendidikan tinggi. Masa kuliah, menurut Mendiktisaintek, tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga proses membentuk diri dan menentukan kontribusi yang ingin diberikan.

Penguasaan Fundamental di Tengah Perkembangan AI

Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) turut menjadi perhatian Mendiktisaintek. Mahasiswa didorong memanfaatkan teknologi tersebut dalam proses pembelajaran, dengan tetap menempatkan penguasaan fundamental keilmuan sebagai dasar.

“Jadi AI harus kita gunakan, harus kita manfaatkan, tetapi tetap yang akan menang dengan AI adalah mereka yang menguasai fundamental dasar-dasar keilmuannya. Jadi, sekali lagi, bisa gunakan AI, tetapi harus paham fundamentalnya,” tegas Menteri Brian.

Pesan tersebut menempatkan kemampuan menggunakan teknologi, dan penguasaan ilmu sebagai dua hal yang perlu berjalan beriringan. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memahami bidang keilmuan yang menjadi dasar untuk menilai dan memanfaatkannya.

Menteri Brian juga menekankan pentingnya ketangguhan dalam menjalani pendidikan. Mendiktisaintek mendorong mahasiswa membangun grit, persistence, dan perseverance: keteguhan dalam mengejar tujuan, kemauan untuk terus mencoba, dan kemampuan bertahan ketika menghadapi kesulitan. Ketangguhan tersebut perlu diimbangi dengan pengembangan soft skill, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama.

Mendorong Karya dari Bumi Siliwangi

Setelah memiliki bekal keilmuan dan karakter yang kuat, mahasiswa didorong untuk menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk menghasilkan karya. Lingkungan akademik UPI dan kolaborasi dengan dosen menjadi bagian dari proses tersebut.

“Dari Bumi Siliwangi ini, marilah adik-adik semua menghasilkan karya-karya baru yang bisa menjawab kebutuhan bangsa, bersama dosen-dosen yang hebat-hebat yang ada di UPI ini. Jadilah generasi yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi berani memimpikan perubahan itu,” ajak Menteri Brian.

Ajakan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Brian juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga kebersamaan selama menjalani pendidikan. Mendiktisaintek mengajak mahasiswa saling mendukung dan memastikan tidak ada rekan yang tertinggal dalam proses perkuliahan. Mahasiswa juga diingatkan untuk menghargai dukungan orang tua dan menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh.

Pesan tersebut mendapat penguatan dari Rektor UPI, Didi Sukyadi, yang mengingatkan mahasiswa agar arahan yang diperoleh pada masa orientasi tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterapkan dalam kehidupan selama menjalani pendidikan dan bermasyarakat.

“Saya mohon mahasiswa mempraktikan apa yang Pak Menteri sarankan, apa yang beliau nasihatkan, dan jadikan itu sebagai bekal selama kita menjalani kehidupan kita sebagai mahasiswa dan sebagai warga masyarakat, warga bangsa Indonesia,” ujar Rektor UPI.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berkomitmen memperkuat pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang memiliki penguasaan ilmu, karakter, dan kemampuan menghadapi perubahan.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak



/

5

Ulas Sekarang