Kemdiktisaintek Jajaki Peluang Kerja sama di Bidang Perguruan Tinggi dan Riset Bersama Yaman

Kabar

02 Juli 2026 | 13.45 WIB

Kemdiktisaintek Jajaki Peluang Kerja sama di Bidang Perguruan Tinggi dan Riset Bersama Yaman

Jakarta-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjajaki penguatan kerja sama bilateral di bidang pendidikan tinggi dan riset dengan Yaman. Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dengan Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Balfakeeh, di Kantor Kemdiktisaintek, Kamis (2/7).


Mendiktisaintek menegaskan bahwa hubungan kerja sama Indonesia dan Yaman telah terjalin erat dalam bidang pendidikan. Menurutnya, banyak tenaga pendidik Indonesia yang menempuh pendidikan di Yaman dan memperoleh pengalaman akademik yang baik.


“Banyak sekali tenaga pendidik yang bersekolah di Yaman dan memperoleh pendidikan yang sangat baik.Tentu kami juga mengundang mahasiswa mahasiswa dari yaman untuk bersekolah di indonesia terutama jika memungkinkan di bidang STEM, sehingga kerja sama di bidang pendidikan bisa terus kita tingkatkan,” tegas Menteri Brian.


Duta besar Yaman menekankan bahwa hubungan Indonesia dengan Yaman telah terjalin lama. Selain itu, terdapat sekitar 8000 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Yaman. Sementara itu, jumlah mahasiswa Yaman yang menempuh pendidikan di Indonesia sekitar 270 mahasiswa, sehingga perlu adanya peningkatan jumlah mahasiswa Yaman yang menempuh pendidikan di Indonesia.


Sebagai bagian dari komitmen Yaman dalam mempererat hubungan pendidikan kedua negara, Dubes Yaman menegaskan bahwa pemerintah Yaman terbuka terhadap kehadiran mahasiswa dan akademisi Indonesia serta memberikan kemudahan proses visa sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan. Pihak kedutaan besar juga mengusulkan pengaktifan kembali akses mahasiswa Yaman terhadap Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Pihak Yaman menyampaikan kesiapan untuk mendukung mekanisme seleksi yang lebih ketat apabila diperlukan.

 

Selain mendorong peningkatan pertukaran mahasiswa dan kerja sama pendidikan tinggi di bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM), kedua belah pihak juga membahas peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas, seperti kolaborasi riset, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran pejabat dan tenaga pendidik. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua negara secara berkelanjutan.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak



/

5

Ulas Sekarang