Apresiasi Beasiswa OSC, Mendiktisaintek: Kolaborasi Penting untuk Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Kabar

17 Juli 2026 | 10.15 WIB

Apresiasi Beasiswa OSC, Mendiktisaintek: Kolaborasi Penting untuk Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengapresiasi diselenggarakannya Online Scholarship Competition (OSC) Awards 2026 sebagai salah satu bentuk kolaborasi masyarakat dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Brian saat menjadi pembicara dalam salah satu program televisi terkait pengumuman penerima beasiswa OSC 2026, Jumat (17/7).


Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraannya, OSC 2026 menyediakan 145 kuota beasiswa dari 10 perguruan tinggi mitra. Program ini berhasil menjangkau antusiasme masyarakat yang tinggi dengan lebih dari 7.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti proses seleksi.


Mendiktisaintek menyampaikan, tingginya animo masyarakat terhadap program beasiswa menunjukkan besarnya keinginan generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Selain pemerintah yang terus menyediakan anggaran untuk bantuan mahasiswa, kolaborasi dengan pihak lain tetap diperlukan dan diapresiasi untuk menyediakan akses informasi yang lebih luas untuk berbagai kalangan calon mahasiswa.


“Setiap tahun, pemerintah mendanai lebih dari 1,2 juta mahasiswa dengan anggaran lebih dari Rp15 triliun. Tingginya animo masyarakat terhadap partisipasi beasiswa seperti OSC ini menunjukkan keinginan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kami juga mendorong mahasiswa untuk proaktif mencari berbagai sumber beasiswa,” tegas Menteri Brian.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menyoroti masih adanya tantangan kesenjangan informasi pendidikan, khususnya bagi putra-putri daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi mengenai beasiswa dan peluang melanjutkan pendidikan tinggi. Banyak calon mahasiswa yang sebenarnya memiliki potensi dan keinginan tinggi untuk melanjutkan studi, namun belum memperoleh informasi yang memadai mengenai berbagai skema bantuan pendidikan yang tersedia.

"Sering kali putra-putri kita di daerah memiliki keinginan yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan, tetapi akses informasi terhadap beasiswa masih terbatas. Karena itu, kami sangat mengapresiasi upaya OSC yang mencoba menjangkau daerah-daerah di luar kota besar," jelas Menteri Brian.

Pada kesempatan tersebut, Mendiktisaintek juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan berbagai informasi program beasiswa dari berbagai pihak agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat. Informasi mengenai OSC juga diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem informasi beasiswa nasional sehingga semakin banyak calon mahasiswa yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah menyampaikan bahwa partisipasi Universitas Mercu Buana dalam OSC selama lebih dari satu dekade merupakan bentuk komitmen kampus dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak bangsa untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik," ujar Rektor Andi.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Medcom.id selaku penyelenggara OSC Awards 2026, Ahmad Firdaus menyampaikan bahwa selama 12 tahun pelaksanaannya, OSC telah melibatkan sekitar 40 perguruan tinggi mitra dan menghasilkan lebih dari 2.300 alumni penerima beasiswa. Menurutnya, keberlanjutan program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Mendiktisaintek berharap para penerima beasiswa OSC dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan terus berprestasi selama menempuh pendidikan tinggi.

"Mahasiswa yang menerima beasiswa ini adalah sebuah harapan dan amanat. Jangan mudah menyerah, berprestasilah dengan baik, dan suatu saat bukan tidak mungkin para penerima beasiswa hari ini akan menjadi pemberi beasiswa bagi generasi berikutnya," pungkas Menteri Brian.

Melalui semangat Diktisaintek Berdampak, Kemdiktisaintek terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, media, dan masyarakat untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas, sehingga semakin banyak generasi muda Indonesia dapat mengembangkan potensinya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Ulas Sekarang