Wamendiktisaintek Stella Christie Tegaskan Pentingnya Penguasaan Bahasa Asing dalam Pendidikan Tinggi

Kabar

13 Agustus 2026 | 10.15 WIB

Wamendiktisaintek Stella Christie Tegaskan Pentingnya Penguasaan Bahasa Asing dalam Pendidikan Tinggi

Denpasar – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Mandarin, tidak hanya membuka akses terhadap peluang global, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan kemampuan kognitif manusia. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan 2026 Annual Conference of Global Language Teacher Education Association (GCLTEA) & International Symposium Chinese Language Education  mengenai pembelajaran bahasa, sains kognitif, dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pendidikan, (11/8).


Dalam paparannya Wamen Stella mengajak mahasiswa dan pendidik untuk melihat pembelajaran bahasa, melalui pendekatan ilmiah. Kemampuan berbahasa merupakan salah satu kompetensi strategis yang dapat memberikan manfaat besar di masa depan, bahkan ketika manfaat tersebut belum terlihat saat seseorang mulai mempelajarinya. Wamen Stella, mencontohkan pengalaman pribadinya yang mulai belajar bahasa Mandarin, ketika menjadi mahasiswa di Harvard University pada 1999.


“Segala pengetahuan yang kita dapatkan di universitas, kita tidak tahu kapan akan berguna. Siapa yang tahu kemampuan yang kita pelajari hari ini akan menjadi sangat penting di masa depan. Saya mulai belajar bahasa Mandarin ketika masih di universitas, tanpa pernah membayangkan bahwa kemampuan itu akan membawa saya bekerja dan berkontribusi di tingkat global, bahkan mendampingi Presiden Republik Indonesia dalam berbagai pertemuan internasional,” ujar Wamen Stella.


Sebagai ilmuwan kognitif, Wamendiktisaintek menjelaskan bahwa dari perspektif sains tidak ada bahasa yang secara melekat lebih sulit dibandingkan bahasa lainnya. Kemampuan seluruh otak manusia memiliki kapasitas yang sama untuk mempelajari bahasa. Tantangan yang muncul lebih banyak dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik bahasa ibu dengan bahasa yang sedang dipelajari.


Selain itu, salah satu tantangan utama bagi penutur bahasa Indonesia dalam mempelajari bahasa Mandarin, terletak pada aspek fonologi dan sistem tonal. Bahasa Mandarin mengharuskan penutur memproses makna kata sekaligus nada atau pitch secara bersamaan, sesuatu yang tidak lazim ditemukan dalam bahasa Indonesia.


“Bahasa Mandarin adalah bahasa tonal. Ketika kita belajar bahasa Mandarin, kita harus mempelajari makna dan nada secara bersamaan. Ini membutuhkan proses belajar yang unik karena otak kita harus membangun cara kerja baru dalam memproses bahasa,” jelas Wamen Stella.


Lebih lanjut, hasil berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa mempelajari bahasa baru dapat mengubah struktur dan pola kerja otak, bahkan ketika proses pembelajaran dimulai pada usia dewasa. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan belajar manusia tetap dapat berkembang sepanjang hayat apabila didukung oleh latihan yang konsisten dan lingkungan belajar yang tepat.Dalam konteks transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan, menilai AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam memberikan umpan balik yang cepat dan personal kepada peserta didik. Karena, teknologi dapat membantu guru menjangkau lebih banyak siswa tanpa mengurangi kualitas pendampingan akademik.


Wamendiktisaintek, Stella Christie mengingatkan bahwa teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran interaksi manusia. Berdasarkan berbagai hasil penelitian yang dipaparkannya, proses belajar bahasa yang paling efektif tetap bertumpu pada interaksi sosial yang aktif antara manusia. Karena itu, transformasi pendidikan tinggi di era AI perlu menempatkan teknologi sebagai pendukung pembelajaran, bukan pengganti hubungan antarmanusia yang menjadi fondasi perkembangan kognitif dan karakter peserta didik. 


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Ulas Sekarang