Bandung – Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Fauzan Adziman, mengajak mahasiswa baru Politeknik Negeri Bandung (Polban) untuk mulai merancang masa depan sejak awal memasuki perguruan tinggi. Pesan tersebut disampaikan dalam Orasi Ilmiah pada Kegiatan Pelantikan Mahasiswa Baru Polban, Kamis (20/8).
Dalam orasi ilmiahnya, Dirjen Fauzan membagikan pengalaman perjalanan pendidikan dan kariernya kepada mahasiswa baru. Menurutnya, masa awal memasuki perguruan tinggi merupakan momentum penting untuk mulai menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapai setelah menyelesaikan pendidikan.
“Saya ingat betul ketika saya masuk kampus. Nomor satu waktu itu di kepala saya: Nanti kalau saya lulus dari kampus, apa yang membedakan saya sebelum dan sesudah?” ujar Dirjen Fauzan.
Menurutnya, setiap mahasiswa tidak harus memiliki target yang sama. Namun hal yang terpenting adalah mulai memikirkan target sejak awal sehingga masa pendidikan dapat dijalani dengan arah yang jelas.
“Saya waktu itu membuat target. Kalau saya sudah lulus, saya ingin lebih bermanfaat. Saya ingin menjadi pengajar misalnya, atau ingin membuat produk misalnya. Itu silakan. Tapi mulai coba dipikir-pikir dari sekarang,” ujarnya.
Menurutnya, memiliki target bukan berarti seseorang harus menempuh satu jalur yang kaku. Dalam perjalanan mencapai tujuan, pilihan dan kesempatan dapat berubah. Namun, target memberikan arah dalam menentukan langkah serta membantu seseorang melihat keterkaitan antara keputusan hari ini dengan tujuan yang ingin dicapai.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus memperluas pengetahuan dan keterampilan selama menjalani pendidikan tinggi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menuntut generasi muda untuk terus belajar, termasuk mengembangkan kemampuan di luar bidang studi utama.
Lebih lanjut, Dirjen Fauzan menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai tambah mahasiswa. Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk kemampuan untuk menghasilkan karya, mengembangkan inovasi, serta menciptakan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui orasi ilmiah tersebut, Dirjen Fauzan berharap mahasiswa baru Polban dapat memanfaatkan masa pendidikan sebagai kesempatan untuk membangun kompetensi sekaligus mulai merancang masa depan. Dengan memiliki tujuan yang jelas dan menjalani proses secara bertahap, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan nasional.






