Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan pentingnya penguatan ekosistem riset nasional sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Hal ini senada saat memberikan sambutan penutup dalam acara ANTARA Business Forum (ABF) 2025, Rabu (19/11).
Pemerintah menyoroti bahwa optimisme terhadap masa depan ekonomi hanya dapat dibangun melalui kepercayaan pada sistem riset dan teknologi yang kuat.
"Riset adalah kunci untuk meningkatkan kepercayaan dan daya saing bangsa,
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pendanaan riset nasional meningkat signifikan hingga 218 persen, dari sekitar Rp1,35 triliun menjadi Rp3,2 triliun. Peningkatan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap riset sebagai investasi jangka panjang dalam mempercepat inovasi,” ujar Wamen Stella.
Pemerintah menekankan bahwa universitas harus bertransformasi menjadi research university untuk menghasilkan inovasi yang berdampak ekonomi. Namun akan ada tantangan utama investasi swasta dalam riset di Indonesia yang menjadi perhatian, yaitu regulasi, keterbatasan informasi, dan ketersediaan tenaga ahli.
Pemerintah telah melakukan reformasi insentif penelitian, membangun dashboard nasional kepakaran, dan mengembangkan skema riset kolaboratif industri untuk menjawab kebutuhan pasar, serta penerapan strategi prioritas dalam pendanaan riset, termasuk mendorong sektor-sektor berpotensi seperti industri kosmetik nasional melalui riset yang berbasis kebutuhan lokal.
Pendekatan ini menegaskan bahwa riset tidak hanya menuntut pemerataan, tetapi juga fokus pada kluster yang memiliki potensi ekonomi besar.
Menutup pernyataannya, Wamen Stella menekankan pentingnya ketersediaan tenaga kerja terampil yang memiliki research mindset, termasuk melalui pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan industri.
Kerjasama Internasional untuk peningkatan keterampilan tenaga kerja tengah diperkuat untuk sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kemampuan riset akan menjadi inovator dan penggerak industri masa depan.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif






