(Unila): Kenaikan jumlah siswa asal Lampung yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas pendidikan di daerah semakin kompetitif dan mampu bersaing di tingkat nasional. Fenomena ini dinilai sebagai indikator positif bagi ekosistem pembelajaran di sekolah-sekolah Lampung, sekaligus membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.
Guru Besar FKIP Unila Prof. Dr. Drs. Undang Rosidin, M.Pd., menilai tren kelulusan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mencerminkan perkembangan nyata dalam mutu pendidikan. “Tingginya angka penerimaan siswa Lampung di berbagai perguruan tinggi negeri menunjukkan ekosistem pembelajaran semakin sehat dan kompetitif. Kondisi ini membuktikan kualitas pendidikan sekolah terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Meski demikian, Undang mengingatkan agar pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua tidak cepat merasa puas. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam membangun fondasi pendidikan sejak tahap awal. Menurutnya, pemetaan minat dan bakat siswa sejak dini akan membantu mereka lebih fokus, percaya diri, dan matang dalam menentukan arah pendidikan.
Ia juga menegaskan peran guru sebagai fasilitator yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan spesifik siswa. Dengan pembinaan minat dan bakat yang terstruktur dari pendidikan dasar hingga menengah, siswa diyakini dapat memilih jurusan kuliah secara tepat, meningkatkan peluang kelulusan di kampus negeri, sekaligus melahirkan lulusan unggul yang berprestasi di bidangnya.
Capaian ini menjadi bukti bahwa Lampung tidak hanya berkontribusi pada peningkatan angka partisipasi pendidikan, tetapi juga memperkuat posisi daerah sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional yang produktif. Dengan dukungan kebijakan berkelanjutan, tren positif ini sejalan dengan agenda Diktisaintek Berdampak dan Asta Cita RI untuk mencetak generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. [Rilis]







