Tim Medis dan Psikososial UNDIP Bantu Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Kampus Kita

28 Agustus 2026 | 16.00 WIB

Tim Medis dan Psikososial UNDIP Bantu Masyarakat Terdampak Bencana NTT

UNDIP, NTT (28/8) – Tim Medis dan Psikososial Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) tiba di Nusa Tenggara Timur pada hari Selasa, 25 Agustus 2026 yang beranggotakan para dosen, perawat, psikolog, dokter dan mahasiswa yaitu Ns. Marsha Yoke Nancy, S.Kep., M.Sc., Aldani Putri Wijayanti, S.Psi., M.Sc., M. Umar Dani, S.Kep., M. Ilham Deryan Martono, dr. Hasbullah Kasim dan dr. Ryco Giftyan Ardika.

Melalui Tim ini, Universitas Diponegoro (UNDIP) hadir memberikan layanan kesehatan fisik dan psikis di daerah Kota Kupang, Ende, Aimere, Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Sikka (Mumere) serta Kabupaten Manggarai selama 12 hari hingga 5 September 2026. Adapun pelayanan kesehatan yang diberikan diantaranya anamnesis dimana pemeriksaan fisik meliputi inspeksi head to toe, pengecekan vital signs & capillary refill time.

Screening dan pemeriksaan kesehatan pada penyintas ini merupakan salah satu upaya menurunkan angka morbiditas. Selain layanan anastesi dan bedah diberikan serta layanan psikososial khususnya kepada anak-anak di daerah terdampak (storytelling and sharing sessions)” ujar Aldani Putri Wijayanti, S.Psi., M.Sc.

Aspek psikososial menjadi perhatian penting dalam misi kemanusiaan sebab bencana tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan emosional, kecemasan, kehilangan dan trauma bagi para penyintas. Oleh karena itu, pendampingan dilakukan dengan pendekatan yang ramah, empatik dan memperhatikan kebutuhan masing-masing individu khususnya anak-anak, lansia, perempuan, serta kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.

Para relawan D-DART bekerja sama dengan local authorities diantaranya BPBD, Angkatan Laut, Gapura Angkasa, Dikdasmen dan juga Kepolisian setempat. Tim bertugas di beberapa lokasi diantaranya Sekolah Dasar dan Posko Tanggap Darurat pada masing-masing daerah bencana yang terdampak.

Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., selaku Rektor Universitas Diponegoro terus memberikan dukungan penuh kepada para Tim Relawan D-DART yang juga merupakan Satgas Bencana di bawah pengelolaan LPPM UNDIP dengan arahan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik. D-DART terdiri dari para dosen, tenaga kependidikan dan juga mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan baik medis maupun non-medis. Selain itu, dalam D-DART juga tergabung para relawan dari internal dan eksternal.

Semoga para korban dan juga relawan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Melalui semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, komitmen untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pengabdian Masyakarat terus dijunjung tinggi. Pulihlah, Ibu Pertiwi! (Komunikasi Publik/ UNDIP/ D-DART AS)

DiktisaintekBerdampak

UNDIP

/

5

Ulas Sekarang