Perkuat Jejaring dan Transformasi Pendidikan, FPIK UNDIP Tuan Rumah Pertemuan FKPTPK Indonesia ke-2 Tahun 2026

Kampus Kita

11 September 2026 | 23.45 WIB

Perkuat Jejaring dan Transformasi Pendidikan, FPIK UNDIP Tuan Rumah Pertemuan FKPTPK Indonesia ke-2 Tahun 2026

UNDIP, Semarang (11/9) – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan skala nasional. FPIK UNDIP sukses menggelar Pertemuan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FKPTPK) Indonesia ke-2 Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari pada 9–11 September 2026 di Kampus UNDIP Tembalang.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti, para dekan, wakil dekan, direktur, serta anggota forum dari berbagai perguruan tinggi perikanan dan kelautan di seluruh Indonesia. Forum ini menjadi wadah penting untuk mendiskusikan tantangan global sektor kelautan, strategi peningkatan minat calon mahasiswa, restrukturisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan jejaring antar perguruan tinggi hingga penyusunan rekomendasi nasional bagi pemerintah.  

Dekan FPIK UNDIP sekaligus Ketua FKPTPK Indonesia, Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar, namun potensi tersebut belum sepenuhnya mampu menarik generasi muda untuk menekuni bidang perikanan dan ilmu kelautan.

“Indonesia dengan 70 persen luas wilayah berupa laut dan negara dengan panjang garis pantai kedua di dunia, ternyata belum mampu menjadikan kedua fenomena tersebut sebagai magnet agar kaum muda kita untuk menekuni bidang perikanan dan ilmu kelautan,” ujar Prof. Agus.

Dekan FPIK UNDIP sekaligus Ketua FKPTPK Indonesia, Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D., saat menyampaikan sambutan di Pertemuan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FKPTPK) Indonesia ke-2 Tahun 2026 pada 9–11 September 2026 di Kampus UNDIP Tembalang.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama bagi perguruan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia. Karena itu, FKPTPK mendorong adanya langkah bersama untuk meningkatkan minat calon mahasiswa terhadap program studi di bidang tersebut. Penguatan jejaring antarperguruan tinggi juga menjadi salah satu agenda penting FKPTPK. Prof. Agus mendorong pembentukan jejaring atau klaster kerja sama yang memungkinkan perguruan tinggi saling mendukung dalam penelitian dan publikasi.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNDIP, Dr. Warsito Kawedar, S.E., M.Si., Akt., dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa pengembangan program studi juga perlu memperhatikan bagaimana program tersebut dikemas dan dikomunikasikan kepada calon mahasiswa.

“Di UNDIP, istilah ‘air mata’ sudah kami tiadakan; yang ada adalah fakultas yang berani mengambil pinjaman atau tidak. Logikanya, berani mengambil pinjaman berarti siap untuk maju. Jika ingin maju, tentu ada upaya nyata dari fakultas tersebut untuk naik kelas dan menjadikan program studinya sangat diminati serta memiliki daya saing tinggi,” jelas Dr. Warsito.

Menurutnya, nama program studi dan profil yang ditampilkan kepada publik perlu selaras dengan kompetensi serta prospek yang ditawarkan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik program studi di tengah persaingan pendidikan tinggi.

Dr. Warsito juga mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kerja sama riset antarperguruan tinggi. Ia menyampaikan bahwa UNDIP terus mendorong peningkatan dukungan terhadap kegiatan penelitian dosen sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja riset dan publikasi.

Sesi pleno dalam rangkaian Pertemuan FKPTPK Indonesia ke-2 Tahun 2026 menghadirkan sejumlah narasumber ahli. Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) UNDIP, Prof. Dr. Sugiharto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., memaparkan materi bertajuk “Transformasi Program Studi untuk Peningkatan Animo Calon Mahasiswa”. Sementara itu, Direktur Akademik UNDIP, Prof. Dr.nat.tech. Siswo Sumardiono, S.T., M.T., menyampaikan materi “Strukturisasi Kurikulum OBE: Menjamin Ketercapaian CPL melalui Desain yang Sistematis dan Berdampak”.

Selain penguatan kurikulum dan penandatanganan kerja sama strategis bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) KKP, forum ini juga menyoroti pentingnya penyusunan Body of Knowledge, perumusan rekomendasi kebijakan untuk kementerian, serta pembentukan klaster jejaring antar-perguruan tinggi guna mendongkrak kualitas riset dan publikasi ilmiah bersama.

Dalam pemilihan pengurus FKPTPK Indonesia periode 2026–2028, Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D. kembali dipercaya sebagai Ketua FKPTPK Indonesia. Prof. Agus akan melanjutkan kepemimpinannya dalam memperkuat kolaborasi dan jejaring perguruan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia.

Menutup rangkaian kegiatan hari pertama yang padat secara akademis, panitia menyajikan suasana keakraban khas UNDIP melalui kegiatan fun fishing (lomba mancing) di sekitar kampus FPIK serta gala dinner yang mempererat tali silaturahmi antar-pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia. Pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan FKPTPK periode 2026–2028 yang solid serta melahirkan terobosan nyata bagi kemajuan sektor kelautan dan perikanan tanah air. (Komunikasi Publik/UNDIP/Ninok Hariyani)

DiktisaintekBerdampak

UNDIP

Pendidikan dan Saintek

Kolaborasi

/

5

Ulas Sekarang