Nusantara Future Leaders Bangun Wawasan Pemuda

Kabar

20 December 2025 | 15.00 WIB

Nusantara Future Leaders Bangun Wawasan Pemuda

Yogyakarta–Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan pentingnya peran strategis pemuda dalam menentukan arah masa depan Indonesia melalui kegiatan Nusantara Future Leaders (NFL) bertema “Merangkai Asa Pemuda, Langkah Nyata Pemimpin Nusantara” yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (19/12).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan inspirasi bagi generasi muda dari berbagai latar belakang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, daya pikir kritis, serta komitmen kontribusi nyata bagi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan NFL diikuti oleh 100 ketua organisasi pelajar tingkat SMA/sederajat terbaik dari 38 provinsi se-Indonesia. NFL 2025 dirancang sebagai program pelatihan kepemimpinan nasional yang menjadi ruang pembelajaran, jejaring, serta penguatan kapasitas pemimpin muda agar mampu melahirkan aksi sosial nyata dan berkelanjutan di komunitasnya.

Hadir sebagai pembicara, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menekankan bahwa tantangan kepemimpinan masa kini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga kecakapan berpikir kritis dalam menyikapi misinformasi dan disinformasi yang semakin meluas.

“Misinformasi dan disinformasi menjadi ancaman serius karena sangat mempengaruhi cara kita berpikir, mempersepsikan orang lain, dan akhirnya menentukan perilaku kita. Ketika informasi yang salah dipercaya, maka yang muncul adalah persepsi dan tindakan yang keliru,” ujar Wamen Stella.

Wamendimtisaintek menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi mempermudah akses pengetahuan, namun disisi lain memperbesar potensi penyebaran hoaks, termasuk melalui konten visual dan chatbot yang semakin canggih.

Lebih lanjut, Wamen Stella menyoroti pentingnya cognitive reflection atau kemampuan merefleksikan informasi secara sadar sebagai fondasi kepemimpinan. Berdasarkan berbagai riset empiris, kemampuan berpikir reflektif terbukti meningkatkan ketahanan seseorang terhadap hoaks, terlepas dari latar belakang politik, emosi, maupun tekanan lingkungan sosial.

“Pemimpin yang baik bukan hanya cepat mengambil keputusan, tetapi juga mampu mendiskonfirmasi asumsi pribadinya. Kebiasaan berpikir ilmiah yang berdasarkan data dan refleksi sangat penting agar keputusan yang diambil berdampak positif bagi banyak orang,” tambah Wamen Stella.

Membangun Kepemimpinan Pemuda yang Visioner dan Berdaya Saing

Melalui NFL 2025, para peserta diajak untuk memahami tantangan global dan nasional, mulai dari transformasi digital, perubahan sosial, hingga kebutuhan akan kepemimpinan yang berlandaskan nilai kebangsaan. NFL 2025 tidak hanya menghadirkan materi konseptual, tetapi juga menjadi sarana pertukaran gagasan dan pengalaman antara pemuda, akademisi, serta pemangku kebijakan yang dapat diimplementasikan pasca kegiatan. 

Dengan pendekatan pelatihan yang integratif dan partisipatif, forum ini diharapkan mampu membentuk jaringan pemimpin muda yang progresif, adaptif, dan berkomitmen terhadap kemajuan bangsa.

Melalui kegiatan Nusantara Future Leaders 2025, Kemdiktisaintek berharap dapat melahirkan generasi pemimpin muda Nusantara yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga bijak dalam menyikapi informasi, serta siap berkontribusi nyata bagi Indonesia yang lebih maju.

Humas 

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 

#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif



/

5

Ulas Sekarang