Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menerima audiensi Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) dari berbagai perguruan tinggi untuk membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), serta peningkatan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan industri dan masyarakat, Jumat (8/5).
Mendiktisaintek menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi, penguatan daya saing bangsa, dan penyedia solusi atas berbagai tantangan pembangunan nasional. Oleh karena itu, kolaborasi lintas kampus, lintas disiplin ilmu, pemerintah, masyarakat, dan dunia industri dinilai penting untuk menghasilkan riset yang lebih berdampak dan aplikatif.
“Target pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan pemerataan dan penguatan kualitas SDM. Karena itu, pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta, riset, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan Indonesia ke depan,” ujar Menteri Brian.
Diskusi turut menyoroti pentingnya penguatan riset lintas perguruan tinggi ekonomi dan bisnis agar tidak berhenti pada publikasi akademik semata, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kebijakan, penguatan sektor industri, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Para peserta juga menekankan perlunya penguatan budaya kolaborasi antarkampus dengan memanfaatkan keunggulan dan karakteristik masing-masing daerah.
Selain itu, dibahas mengenai pentingnya pendekatan pembangunan pendidikan tinggi yang mempertimbangkan potensi lokal dan kebutuhan wilayah masing-masing. Berbagai sektor unggulan daerah dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui dukungan riset dan inovasi perguruan tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Brian menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tinggi perlu terus diarahkan, agar lebih responsif terhadap dinamika global dan kebutuhan pembangunan nasional. Perguruan tinggi diharapkan mampu menyiapkan lulusan unggul secara akademik sekaligus memiliki kemampuan inovasi, kolaborasi, dan kewirausahaan.
Selain penguatan akademik, pembahasan juga mencakup pentingnya hilirisasi hasil riset perguruan tinggi agar dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas. Para peserta mendorong penguatan ekosistem inovasi dan kewirausahaan di lingkungan kampus, termasuk dukungan terhadap pengembangan produk dan solusi berbasis riset yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri.
Melalui dialog tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan bersama perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi serta penguatan kontribusi akademisi bagi kemajuan bangsa.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif






