Future Leaders Camp 2025 Sumatera Siap Lahirkan Pemimpin Berdampak

Kabar

06 November 2025 | 12.19 WIB

Future Leaders Camp 2025 Sumatera Siap Lahirkan Pemimpin Berdampak

Padang–“Memimpin untuk mengangkat martabat bangsa,” pesan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Khairul Munadi, saat membuka kegiatan Future Leaders Camp (FLC) 2025 Regional II Pulau Sumatera di Universitas Baiturrahmah (Unbrah), Kamis (6/11).

Sebanyak 62 pemimpin muda dari 55 perguruan tinggi se-Sumatera terpilih mengikuti program penguatan kepemimpinan mahasiswa ini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Future Leaders Camp 2025, sebuah inisiatif strategis dari Kemdiktisaintek melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), yang bertujuan menyiapkan generasi muda berkarakter, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Dirjen Dikti menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan kepemimpinan, tetapi juga merupakan “kawah candradimuka” bagi calon pemimpin bangsa masa depan.

“Indonesia tidak kekurangan orang cerdas. Yang kita butuhkan adalah lebih banyak orang yang benar, pemimpin yang berintegritas, memimpin dengan hati, dan menjunjung nilai kebangsaan,” ujar Dirjen Khairul.

Dirjen Dikti juga mengapresiasi semangat para peserta yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumatera. Nilai kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara atau mengorganisasi, tetapi juga dari kemampuan memberi makna dan manfaat bagi sesama.

Sejalan dengan arah kebijakan Kemdiktisaintek, dalam kepemimpinan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, bahwa pendidikan tinggi, sains, dan teknologi harus membawa dampak nyata bagi perubahan kehidupan bangsa.

Dirjen Dikti kembali menegaskan, FLC ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kesadaran memimpin dengan nilai dan dampak. Inilah arah kebijakan “Diktisaintek Berdampak”–pendidikan tinggi yang melahirkan insan pembelajar, inovator, sekaligus penggerak perubahan sosial.

Program Strategis Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Beny Bandanadjaja menjelaskan bahwa FLC merupakan program baru yang mulai dilaksanakan pada tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di lima regional, yaitu Jawa, Sumatera, Sulawesi–Maluku–Papua, Jawa II, serta Kalimantan–Bali–Nusa Tenggara.

Untuk Regional II di Sumatera, peserta yang hadir merupakan hasil seleksi dari lebih dari 1.300 pendaftar nasional.

“Melalui proses seleksi yang ketat, mereka adalah calon pemimpin muda yang akan kami bina untuk menjadi changemakers di kampus dan masyarakat,” ujar Direktur Belmawa, Beni.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan dari para narasumber lintas sektor, di antaranya akademisi, praktisi industri, dan tokoh muda nasional. Materi mencakup kepemimpinan, inovasi sosial, kebijakan publik, hingga policy hackathon sebagai wadah mahasiswa mengasah kemampuan analisis dan pemecahan masalah secara kolaboratif.

Sementara itu, Rektor Universitas Baiturrahmah (Unbrah), Musliar Kasim dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Kemdiktisaintek menunjuk kampusnya sebagai tuan rumah FLC Regional II.

“Kami merasa bangga menjadi bagian dari upaya Kemdiktisaintek dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan. Nilai-nilai yang kami bangun di kampus, mulai dari pembentukan karakter, disiplin, hingga empati sosial, sejalan dengan semangat Future Leaders Camp,” ujar Rektor Musliar.

Rektor juga menambahkan bahwa falsafah Minangkabau tungku tigo sajarangan—kampus, masjid, dan rumah adat—menjadi simbol kolaborasi antara ilmu, iman, dan budaya yang mendidik intelektual, spiritual, dan sosial mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter dan berakar pada nilai luhur bangsa,” imbuh Rektor Musliar.

Kemdiktisaintek Berkomitmen Hadirkan Pemimpin Muda Berdampak

Program Future Leaders Camp menjadi bagian dari strategi Kemdiktisaintek untuk  mendorong transformasi pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan kontributif terhadap pembangunan bangsa. Melalui kegiatan seperti FLC, Kemdiktisaintek ingin memperkuat jejaring kepemimpinan mahasiswa lintas kampus yang berorientasi pada kolaborasi, inovasi, dan pengabdian.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif

/

5

Ulas Sekarang