Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim SENOPATI HYDROTEAM 1 dari Fakultas Teknik (FT) UNNES sukses menyabet Juara 1 kategori BRC Mahasiswa Electrical Remote Control (ERC) dalam kompetisi Competition of Maritime Education and Training (COMET) 7.0.
Kompetisi bergengsi bidang kemaritiman tersebut diselenggarakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 22 hingga 24 April 2026. Kemenangan ini diraih berkat terobosan desain kapal Remote Control (RC) yang mengusung tiga pilar utama: keselamatan, efisiensi, dan ramah lingkungan.
Ketua Senopati UNNES, Pramudya Rahardian, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh tim perwakilan UNNES tersebut.
"Kemenangan ini adalah bukti nyata dari ketangguhan dan kerja keras seluruh anggota tim. Kami di Senopati UNNES akan terus mendorong riset-riset inovatif yang tidak hanya berorientasi pada trofi kompetisi, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi sektor kemaritiman Indonesia, khususnya dalam pengembangan teknologi kapal remote control," ujar Pramudya.
Beberapa teknologi mutakhir yang disematkan pada kapal meliputi sistem pemantauan cuaca berbasis Internet of Things (IoT), safety vest yang dilengkapi kamera untuk Anak Buah Kapal (ABK), sistem pendeteksi objek bawah laut berbasis sonar, hingga visual zoning pada dek kapal.
Selain itu, tim ini juga mengaplikasikan teknologi penyimpanan palka dengan sistem Refrigerated Sea Water (RSW) serta sistem bahan bakar hibrida (hybrid fuel system). Sistem hibrida ini menggabungkan tenaga listrik dari panel surya untuk menyuplai sistem kelistrikan dan inovasi kapal, sementara solar diesel digunakan sebagai pemasok energi untuk sistem propulsi utama.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNNES, Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian gemilang tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik UNNES memiliki kemampuan unggul untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor maritim saat ini. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan intensif dua pakar FT UNNES, yakni Dr. Eng. Aldias Bahatmaka, S.T., M.T., M.Eng., dan Dr. Eng. Rizqi Fitri Naryanto, S.T., M.Eng. Soliditas anggota tim yang terdiri dari Haiqal Herdiansyah Putera, Muhammad Ikhsanul Hakim, Putra Febri Alfian, dan Abyan Kukuh Sunaryo juga menjadi kunci utama. Kerja sama, komunikasi yang baik, serta keberanian mengambil risiko mampu mengatasi kendala krusial seperti penyesuaian (setting) kapal yang tepat di tengah padatnya jadwal perkuliahan. (Satria).





