Depok-Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menjadi pembicara utama dalam Kompetisi Ekonomi ke-28 (KOMPeK 28) Pre-Event: Seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Senin (24/11).
Seminar bertema “Rectifying Indonesia’s Economic Trajectory Adaptive Steps Through Resources Optimization to Ensure Inclusive Development-RECTIFY” ini diselenggarakan sebagai upaya merespons tantangan ekonomi nasional yang masih menghadapi ketimpangan, ketergantungan pada komoditas, dan penggunaan sumber daya yang belum optimal. Kegiatan ini dihadiri sekitar 330 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan pemangku kepentingan lintas sektor.
Dalam paparannya, Wamen Stella menyampaikan bahwa perguruan tinggi memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
“Investasi pada ide dan inovasi tidak pernah mengalami penurunan produktivitas. Semakin banyak orang yang memanfaatkannya, nilai tambahnya justru meningkat,” ujar Wamen Stella.
Wamendiktisaintek mencontohkan bagaimana lahirnya inovasi global, seperti algoritma mesin pencari Google yang berasal dari penelitian kampus, membuktikan kuatnya peran kampus dalam menciptakan lonjakan ekonomi dunia. Wamen Stella juga menyebut riset kampus top dunia dapat menghasilkan nilai ekonomi hingga triliunan dolar per tahun.
Dana Riset yang Meningkat
Di tahun 2025 ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah berupaya meningkatkan anggaran riset yang signifikan untuk mendorong daya saing penelitian nasional.
“Presiden Prabowo telah meningkatkan dana riset hingga 218 persen untuk insentif finansial peneliti demi competitiveness dan ide-ide baru,” ungkap Wamen Stella.
Lebih lanjut, Wamen Stella menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi berkelanjutan membutuhkan lahirnya ide-ide baru melalui riset perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa inovasi, pengetahuan, dan sumber daya manusia yang terlatih adalah kunci untuk menghindari stagnasi ekonomi.
“Untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi, kita harus melahirkan riset yang berkualitas dari perguruan tinggi. Saya berharap mahasiswa dapat memanfaatkan waktu kuliah untuk belajar teori-teori ekonomi agar mampu menghasilkan inovasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Wamen Stella.
Kemdiktisaintek Berdampak: Inovasi untuk Pertumbuhan Ekonomi
Kehadiran Wamendiktisaintek di forum ini, lanjutnya, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan kampus dalam mendorong riset dan inovasi untuk pertumbuhan ekonomi.
Kemdiktisaintek berperan aktif mempertemukan kekuatan akademisi, industri, dan pemerintah guna memastikan hasil penelitian dapat diimplementasikan dan berdampak luas bagi masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting agar ilmu pengetahuan dan inovasi memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhaan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif






