Wamendiktisaintek Tegaskan Pentingnya Penguasaan Sains dan Teknologi di Bidang Maritim

Kabar

15 April 2026 | 09.00 WIB

Wamendiktisaintek Tegaskan Pentingnya Penguasaan Sains dan Teknologi di Bidang Maritim

Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi maritim sebagai fondasi dalam pengelolaan dan pengembangan sektor kelautan, baik dari sisi sumber daya alam maupun posisi strategisnya di jalur perdagangan dunia. 


Hal tersebut disampaikan dalam acara Strategic Networking Evening sebagai bagian dari inisiasi International Diplomacy Voyage Event, di atas kapal legendaris KRI Dewa Ruci yang bersandar di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Selasa (14/4). 

Dalam sambutannya, Wamen Stella menyoroti kapal Dewa Ruci yang dibangun pada tahun 1953 sebagai simbol kekuatan teknologi maritim yang telah dimiliki Indonesia sejak lama. Namun, Wamen Stella mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut Indonesia untuk tidak sekadar bangga pada sejarah, tetapi aktif membangun kembali keunggulan riset maritim.  

“Tidak ada negara di dunia yang bisa maju perekonomiannya tanpa kekuatan sains dan teknologi. Riset kemaritiman merupakan hal yang harus dikembangkan dan memiliki dampak besar untuk perekonomian negara,” tegas Wamen Stella.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Sail Indonesia Jaya (YSIJ) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut sebagai mitra strategis untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia melalui jalur diplomasi, edukasi, dan promosi maritim.  

Wamendiktisaintek juga menegaskan posisi Kemdiktisaintek fokus pada perkembangan sumber daya manusia, sejalan dengan program YSIJ yang menjadikan kapal layar tinggi (tall ship) sebagai "sekolah kehidupan" (school of life) bagi siswa SMK, mahasiswa, hingga organisasi kepemudaan. 

Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, dan TNI Angkatan Laut, Kemdiktisaintek berkomitmen memperkuat ekosistem riset nasional, termasuk dalam pengembangan bioteknologi rumput laut sebagai potensi bahan bakar terbarukan di masa depan.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif



/

5

Ulas Sekarang