Wamendiktisaintek Stella Tekankan Peran Energi Terbarukan, dalam Mendorong Industri Data Center AI di Indonesia

Kabar

04 September 2026 | 13.15 WIB

Wamendiktisaintek Stella Tekankan Peran Energi Terbarukan, dalam Mendorong Industri Data Center AI di Indonesia

JAKARTA- Indonesia berpeluang menjadi pemain penting dalam industri pusat data atau data center berbasis kecerdasan buatan (AI) apabila sumber daya energi terbarukan dikelola dengan tepat. Pernyataan ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam The 12th Indonesia EBTKE ConEX New Renewable Energy and Energy Conservation 2026 di JIEXPO Kemayoran, Kamis (3/9). 

Dalam paparannya, Wamen Stella menjelaskan AI saat ini mendominasi pertumbuhan ekonomi dunia, kedaulatan, ketahanan, dan keamanan global. Indonesia masih tertinggal dalam dominasi AI, namun peluang tetap terbuka bagi Indonesia untuk menjadi pemain apabila mampu mengolah sumber daya energi terbarukan secara tepat.

“Perkembangan AI tidak dapat dipisahkan dari data center, karena AI membutuhkan algoritma, data, dan computing power, sementara computing power berlangsung di data center” ujar Wamen Stella. 

Kebutuhan listrik data center berbasis AI diproyeksikan meningkat signifikan, dari sekitar 155 TWh pada 2025 menjadi 465 TWh pada 2030. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa ekspansi AI akan mendorong kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi dan energi.  

“Jika kita mengelola sumber daya energi terbarukan kita dengan tepat, kita bisa menjadi pemain di dunia yang didominasi oleh AI,” kata Wamen Stella.

Wamendiktisaintek menyampaikan Indonesia memiliki modal dasar untuk masuk ke industri ini, yaitu ketersediaan lahan dan sumber air yang dibutuhkan untuk operasional data center.  Keterbatasan teknologi dan pembiayaan bukan menjadi hambatan utama karena permintaan bersifat global, sehingga perusahaan yang membutuhkan data center akan turut membawa teknologi dan investasi ke Indonesia. Namun, ketersediaan talenta menjadi faktor yang menentukan keberhasilan Indonesia memanfaatkan peluang tersebut. 

“Pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor penting. Kemdiktisaintek memiliki peran strategis dalam menyiapkan talenta yang dibutuhkan industri melalui pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat penguasaan teknologi nasional” ujar Wamen Stella.

Kemdiktisaintek terus mendorong  seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama memanfaatkan momentum pertumbuhan AI dan data center, melalui penguatan energi, infrastruktur, teknologi, dan talenta secara terpadu. Selain itu, Kemdiktisaintek terus mengembangkan strategis untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia dan teknologi yang mendukung Indonesia agar mampu mengambil peran lebih besar dalam ekonomi digital global.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak


/

5

Ulas Sekarang