Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat pendampingan terhadap pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) melalui visitasi dan monitoring serta evaluasi (monev) di enam desa dan kelurahan mitra. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa berjalan sesuai target sekaligus mempersiapkan tim menghadapi Abdidaya PPK Ormawa 2026.
Visitasi dan monev menjadi bagian dari upaya UNNES memastikan program PPK Ormawa tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Pendampingan dilakukan dengan melihat perkembangan program, capaian kegiatan, keterlibatan masyarakat, serta potensi keberlanjutan setelah program selesai.
Kasi Pengembangan Kemahasiswaan UNNES, Yozi Aulia Rahman, S.E., M.Sc., mengatakan proses visitasi menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk memastikan setiap tim mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan sekaligus melakukan evaluasi terhadap capaian program.
“Visitasi ini menjadi langkah untuk melihat sejauh mana persiapan masing-masing tim, baik dari pelaksanaan program, capaian, maupun keberlanjutannya. Kami ingin memastikan tim benar-benar siap dan semakin optimistis untuk maju ke Abdidaya PPK Ormawa,” ujarnya saat diwawancarai di Desa Peron, Kabupaten Kendal, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, monitoring tidak semata-mata dilakukan untuk menilai hasil akhir program. Proses tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan masukan, mengidentifikasi kendala, dan melakukan penyempurnaan terhadap program yang telah berjalan.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana mahasiswa mampu menunjukkan proses pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan program. Masukan dari visitasi ini diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan sehingga program semakin kuat dan manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Enam tim PPK Ormawa UNNES menjalankan program dengan mengangkat potensi dan kebutuhan yang berbeda di setiap wilayah mitra. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan solusi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat.
Tim SGL PGSD-FIPP mengembangkan program NGREMBAKA AKSARA di Kelurahan Podorejo dengan fokus pada penguatan literasi masyarakat. Tim BEM Fakultas Kedokteran menjalankan program Glycos-Food di Kelurahan Sumurrejo yang berfokus pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
Sementara itu, BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mengembangkan Sengkuyung Desa Peron di Desa Peron. Program EnerC Fakultas Teknik diarahkan pada penguatan potensi Desa Wisata Kandri di Kelurahan Kandri.
Di bidang pengembangan pariwisata, BEM Fakultas Ilmu Keolahragaan menjalankan program rintisan Desa Wisata Sepakung di Desa Sepakung. Adapun PSC Fakultas Hukum mengembangkan Sekolah Konservasi dan Tangguh Bencana (SEKONTAN) di Desa Keji untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya tanah longsor.
Beragam program tersebut menunjukkan peran mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Pada saat yang sama, masyarakat ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga keberlanjutan program.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, UNNES mendorong agar PPK Ormawa tidak berhenti pada capaian administratif maupun penyelesaian kegiatan. Setiap tim diharapkan mampu menunjukkan perubahan, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan program sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan masyarakat.
Hasil visitasi dan monev selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing tim untuk menyempurnakan program dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan Abdidaya PPK Ormawa 2026.
UNNES optimistis pendampingan yang konsisten dan kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, serta masyarakat dapat melahirkan program pemberdayaan yang inovatif, relevan, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah mitra.






.jpeg&w=3840&q=75)