Untirta dan Bawaslu RI Teken MoU untuk Penguatan Demokrasi dan Pendidikan Kepemiluan

Kampus Kita

05 January 2026 | 09.30 WIB

Untirta dan Bawaslu RI Teken MoU untuk Penguatan Demokrasi dan Pendidikan Kepemiluan

Serang, 11 Desember 2025 - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis, 11 Desember 2025, di Aula Fakultas Hukum Untirta. Acara ini dihadiri oleh Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., Ketua Bawaslu RI Dr. Rahmat Bagja, S.H., LL.M., Ketua Bawaslu Provinsi Banten Ali Faisal, S.H., M.H., M.E., Dekan Fakultas Hukum Untirta Ferry Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D., para wakil dekan, Kabag Umum FH, serta mahasiswa.

Dekan Fakultas Hukum, Ferry Fathurokhman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan FH Untirta dalam dua tahun terakhir berjalan sangat pesat.

“Untirta di bawah arahan dan support Pak Rektor dalam dua tahun ini sudah maju. Saat ini mahasiswa kami sudah 2.600 orang dan memiliki dua prodi, yaitu S1 dan S2, serta sedang diinisiasi pembentukan prodi S3 dan Magister Kenotariatan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa FH Untirta kini telah tergabung dalam International Association of Law Schools (IALS) bersama UI, UGM, dan berbagai fakultas hukum internasional lain

“Banyak pencapaian yang dilakukan atas arahan dan dukungan universitas,” tambahnya.

Ketua Bawaslu RI, Dr. Rahmat Bagja, menegaskan bahwa MoU ini menjadi langkah penting untuk memperkuat penelitian, pendidikan, dan pengembangan sistem pemilu.

“Selain penyelenggaraan pemilu, ada sistem penegakan hukum pemilu yang harus kita lakukan. Maka sosialisasi perlu melibatkan mahasiswa dan civitas akademika. Ini membuka ruang perdebatan akademik yang kritis dan konstruktif, di mana mahasiswa bisa mempertanyakan dan mendiskusikan tindakan Bawaslu tanpa emosi,” jelasnya.

Rektor Untirta, Prof. Fatah Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Untirta untuk terus memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas demokrasi.

“Hari ini kedatangan narasumber yang tentu akan memperkaya informasi terkait keilmuan di tanah air kita. Ini juga menjadi rangkaian dari komitmen Untirta Jawara untuk hadir memberikan dampak manfaat, maslahat bagi masyarakat termasuk dalam upaya peningkatan kualitas demokrasi kita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Untirta sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai lembaga penyelenggara pemilu.

“Sebelumnya ada KPU Provinsi Banten, KPU Pusat, kita bekerja sama. Bulan lalu ada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dari pusat. Kami juga berkomitmen untuk melakukan kerja sama memberikan kontribusi itu, gagasan dari kampus dalam memaksimalkan peran Dewan Kehormatan. Dan hari ini dengan Bawaslu RI, melengkapi seluruh komitmen keluarga besar Untirta Jawara khususnya Fakultas Hukum Untirta untuk memberikan kontribusi terbaik ide, gagasan, dan pikiran bagi peningkatan kualitas demokrasi di tanah air kita,” tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Ketua Bawaslu RI yang disambut antusias oleh para mahasiswa. Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, serta kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas demokrasi dan pemilu di Indonesia.

Kampus Berdampak

Jawara Berdampak

Untirta Jawara

Untirta

/

5

Ulas Sekarang