(Unila): Universitas Lampung (Unila) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola berbasis kinerja melalui penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) Unit Kerja Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang utama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap aktivitas organisasi menghasilkan dampak nyata bagi universitas dan masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menjelaskan bahwa PK merupakan instrumen penting untuk mengubah pola kerja organisasi dari sekadar administratif menjadi kinerja yang terukur dan berdampak.
“PK memastikan setiap unit kerja memiliki arah yang jelas, target yang terukur, serta kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan universitas,” tegasnya.
PK Unit Kerja disusun sebagai turunan langsung dari Perjanjian Kinerja Rektor dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dengan demikian, seluruh unit kerja bergerak dalam satu garis kebijakan strategis yang sama, dengan penekanan pada capaian kinerja, bukan sekadar penyerapan anggaran.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menambahkan bahwa paradigma pengelolaan universitas kini berorientasi pada dampak.
“Bukan lagi berpikir ‘kegiatannya apa’, tetapi ‘dampaknya apa’. Kinerja unit kerja secara kolektif akan menentukan keberhasilan universitas dalam memenuhi target nasional,” ujarnya.
PK juga menjadi dasar evaluasi rutin setiap dua bulan, pemberian insentif remunerasi berbasis capaian kinerja, serta landasan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKKL). Seluruh pimpinan unit kerja diwajibkan memimpin langsung proses revisi RKKL agar kegiatan operasional dapat berjalan sejak awal tahun anggaran.
Melalui sinergi antara PK dan RKKL, Unila memastikan setiap program tidak hanya menambah aktivitas, tetapi menghasilkan keputusan yang tepat sasaran dan dampak nyata. Penandatanganan PK 2026 diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Unila yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. [Humas]






