Unila dan Pemprov Lampung Sinergi Wujudkan Program Dokter Spesialis

Kampus Kita

26 February 2026 | 11.00 WIB

Unila dan Pemprov Lampung Sinergi Wujudkan Program Dokter Spesialis

(Unila): Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat perannya dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan menjajaki pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran. Langkah strategis ini dibahas dalam audiensi antara Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, pada 24 Februari 2026 di Ruang Kerja Gubernur Lampung.

Rektor Unila pada pertemuan tersebut menegaskan izin pembukaan PPDS telah memperoleh persetujuan, sehingga menjadi momentum penting bagi Unila untuk menghadirkan pendidikan kedokteran lanjutan yang menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis di Provinsi Lampung. “Dukungan pemerintah daerah adalah faktor kunci agar PPDS dapat berjalan optimal sesuai standar pendidikan kedokteran dan kebutuhan masyarakat,” ujar Prof. Lusmeilia.

Gubernur Lampung menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk bersinergi dengan Unila dalam menyiapkan kebijakan, kelembagaan, serta penguatan sarana dan prasarana. “Program ini akan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat Lampung, sekaligus memperkuat kapasitas daerah dalam mencetak tenaga medis berkualitas,” ungkapnya.

Audiensi ini turut dihadiri jajaran pimpinan Unila dan pejabat Pemprov Lampung, termasuk Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Direktur RSUD Abdul Moeloek. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen bersama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang berkelanjutan.

Melalui sinergi ini, Unila berharap pembukaan PPDS Fakultas Kedokteran dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat layanan kesehatan di Lampung sekaligus mendukung kebijakan nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi daerah–perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan dokter spesialis di Indonesia secara lebih merata dan berkelanjutan. [Humas]


Unila Kampus Berdampak

Kemitraan Berdampak

/

5

Ulas Sekarang