UNDIP, Semarang (22/5) – Pagi yang hijau dan sejuk kini menjadi suasana baru di kawasan Universitas Diponegoro. Tidak hanya sebagai ruang belajar, UNDIP terus menghadirkan kampus yang ramah bagi masyarakat, sehat untuk beraktivitas, sekaligus nyaman sebagai ruang terbuka hijau di Kota Semarang. Melalui peresmian Diponegoro Edu Park dan lintasan lari Stadion Universitas Diponegoro, UNDIP ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mendukung aktivitas akademik, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menikmati lingkungan kampus yang asri, sehat, dan edukatif.
Universitas Diponegoro (UNDIP) meresmikan Diponegoro Edu Park dan lintasan lari Stadion Universitas Diponegoro pada Jumat, 22 Mei 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen UNDIP dalam menghadirkan fasilitas kampus yang mendukung gaya hidup sehat, ruang hijau, serta pengembangan aktivitas akademik dan kemahasiswaan.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan berbagai fasilitas kampus dilakukan sebagai upaya memantaskan diri sebagai perguruan tinggi berkelas dunia, didukung oleh fasilitas berkualitas dan lingkungan kampus yang nyaman. “Alhamdulillah, di semua sudut, kita terus memantaskan diri sebagai peringkat 23 Green Metric dunia dan peringkat 2 di Indonesia. Ini menjadi bentuk dukungan UNDIP pada kegiatan mahasiswa dan civitas academica agar makin sehat dan makin hijau,” ujarnya.
Diponegoro Edu Park dirancang tidak hanya sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai kawasan edukatif yang terintegrasi dengan berbagai potensi pembelajaran di lingkungan UNDIP. Prof. Suharnomo menyebut kawasan tersebut nantinya dapat terhubung dengan fasilitas pembelajaran di kampus. “Edupark ini nanti kita integrasikan dengan sarana pembelajaran yang ada di FPP. Kita punya kebun melon, peternakan ayam, dan lain-lain. Jadi nantinya Edupark ini ada unsur pendidikannya,” ucap Prof. Suharnomo.
Sebagai bagian dari pengembangan kawasan hijau kampus, kegiatan ini juga disertai penanaman pohon secara simbolis di area Diponegoro Edu Park. Penanaman pohon tersebut menjadi wujud komitmen UNDIP dalam menghadirkan lingkungan kampus yang lebih asri dan berkelanjutan.
Selain meresmikan Diponegoro Edu Park, UNDIP juga memperkenalkan lintasan lari Stadion Universitas Diponegoro yang dibangun dengan standar kualitas internasional. Fasilitas tersebut dihadirkan untuk mendukung pembinaan prestasi mahasiswa sekaligus mendorong budaya hidup sehat di lingkungan kampus.
“Kita persembahkan untuk mahasiswa-mahasiswa terbaik Universitas Diponegoro, agar berprestasi lebih baik lagi, dan juga untuk menjaga gaya hidup sehat, terutama bagi mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen-dosen kita,” ungkap Prof. Suharnomo. Rektor juga menegaskan bahwa UNDIP terus melakukan pembenahan fasilitas fisik dan akademik secara merata di seluruh fakultas guna menunjang kualitas pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa. Melalui peresmian Diponegoro Edupark dan lintasan lari stadion, UNDIP berharap fasilitas tersebut dapat menjadi ikon baru kawasan Tembalang sekaligus ruang bersama yang memberi manfaat bagi civitas academica maupun masyarakat luas. (UNDIP/Komunikasi Publik/Hng)






