Sekolah Garuda Transformasi Hadir di Banua: Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Unggul dan Lahirnya Talenta Sains dari Kalimantan Selatan

Kabar

08 October 2025 | 21.22 WIB

Sekolah Garuda Transformasi Hadir di Banua: Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Unggul dan Lahirnya Talenta Sains dari Kalimantan Selatan

Banjarmasin-Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi memperkenalkan Sekolah Garuda Transformasi di SMAN Banua Bilingual Boarding School (BBS), Kalimantan Selatan (Kalsel), sebagai bagian dari pelaksanaan pengenalan serentak Sekolah Garuda di 16 titik seluruh Indonesia, Rabu (8/10).

Pengenalan Sekolah Garuda di Kalsel dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, Inspektur II Kemdiktisaintek, Waluyo, Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah, Ujang Komaruddin, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra.

Program ini merupakan inisiatif strategis nasional yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Nomor 4 dan Asta Cita Nomor 4, yaitu membangun sekolah-sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten dan memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang sains dan teknologi.

Dalam video sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa Sekolah Garuda hadir sebagai langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul dan memperluas kesempatan pendidikan bermutu hingga pelosok negeri. 

Pendidikan berkualitas adalah pilar utama kemajuan dan daya saing bangsa. Kehadiran Sekolah Garuda di SMAN BBS, Kalsel mendapat apresiasi tinggi dari Menekraf, Teuku Riefky Harsya. Menekraf menilai bahwa Sekolah Garuda adalah langkah strategis yang selaras dengan visi pembangunan ekonomi kreatif berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Sekolah Garuda ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi penggerak kemajuan bangsa yang menguasai sains, teknologi, dan inovasi. Kita harus cerdas dan pintar, tapi juga jangan lupa menggunakan akal dan rasa. Kreativitas dan kecerdasan sosial menjadi kunci agar anak-anak kita mampu beradaptasi dan menciptakan solusi baru di masa depan. Sekolah Garuda bukan hanya tempat belajar, tapi juga wadah bagi generasi muda untuk bereksperimen, berkreasi, dan membangun masa depan Indonesia dengan karya nyata,” ujar Menteri Teuku Riefky Harsya.

Menekraf juga menjelaskan bahwa pembangunan generasi unggul bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang mengasah kecerdasan sosial, kolaborasi, dan kreativitas.

Harapan besar datang dari guru Bahasa Inggris di SMAN BBS, Bianca Maria Salita.

“Sekolah Garuda membuka banyak kesempatan untuk anak-anak kami yang tanpa dukungan program ini mungkin tidak akan berani bermimpi untuk mencapai pendidikan yang tinggi. Saya berharap di masa depan, Sekolah Garuda dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi anak-anak yang sebenarnya mampu dan mau berjuang, tapi selama ini kurang memiliki kesempatan. Saya percaya dari Banua ini akan lahir generasi yang siap menjelajahi dunia dan memberikan kontribusi besar bagi Indonesia,” ujar Bianca.

Menurut Bianca, guru-guru di SMAN BBS kini memiliki tanggung jawab baru untuk mendampingi siswa. Tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai mentor riset, pembimbing karakter, dan penggerak perubahan di lingkungan sekolah.

Siswa SMAN BBS, Najwa Azura Putri Arrahman mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi.

“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Sekolah Garuda. Program ini membuat saya merasa memiliki kesempatan baru untuk bisa melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, sesuatu yang mungkin dulu sulit saya bayangkan,” ujar Najwa.

Keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada semangat siswa dan guru, tetapi juga dukungan fasilitas yang memadai untuk mendorong proses belajar yang menyeluruh. SMAN BBS memiliki fasilitas pembelajaran yang lengkap, meliputi laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biologi, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, perpustakaan, poliklinik, gymnasium, serta ruang Audio Visual. SMAN BBS juga menyediakan asrama, ruang makan, dan balairung berkapasitas seribu orang.

Fasilitas tersebut bermanfaat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, terutama bagi siswa berasrama. Meski demikian, ia menilai perlengkapan laboratorium sains (fisika, kimia, dan biologi) perlu terus diperkuat agar eksperimen dan praktikum berjalan lebih optimal.

Kehadiran Sekolah Garuda Transformasi di Banua menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan unggul di Indonesia bagian tengah. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, industri, serta semangat siswa dan guru, SMAN BBS siap menjadi pusat inovasi pendidikan, pengembangan karakter, dan pembibitan talenta sains masa depan.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif #SekolahGaruda

/

5

Ulas Sekarang