Politeknik Negeri Jember (Polije) resmi membuka paket agrowisata edukatif untuk masyarakat umum guna mengoptimalkan peran Teaching Factory (Tefa). Program ini menawarkan pengalaman petik jeruk, kunjungan Smart Green House melon, hingga panen telur ayam sebagai sarana rekreasi sekaligus edukasi pertanian modern di tengah kota.
Langkah Polije ini sejalan dengan visi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, yang mendorong penguatan Tefa di lingkungan pendidikan vokasi. Brian menilai bahwa keberadaan Tefa merupakan instrumen vital untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap industri.
“Tefa merupakan media ekosistem pembelajaran berbasis produksi yang sehat secara bisnis,” tegas Mendiktisaintek Brian Yuliarto.
Manajer Tefa Kebun Inovasi Polije, Ujang Tri Cahyono, menyebut komoditas jeruk menjadi daya tarik utama karena telah memasuki masa panen ketiga dengan respons pasar yang sangat baik. Ia memastikan pengunjung mendapatkan pengalaman langsung memanen buah berkualitas premium dari kebun inovasi.
“Kami membuka kembali wisata petik jeruk ini karena minat warga sangat tinggi. Pengunjung bisa menikmati jeruk segar langsung dari kebun kami,” ujar Ujang, Selasa (10/02).
Salah satu pengunjung, Jembar Bahri Hakim, mengaku terkesan dengan aksesibilitas kebun ini yang berada di kawasan perkotaan. Ia merasa pengalaman memilih buah langsung dari dahan memberikan sensasi kesegaran yang unik.
“Kita bisa memilih jeruk matang langsung dari pohonnya, rasanya segar dan pengalaman ini jarang kami temui di tengah kota,” ungkap Jembar.
Ketua Tim Layanan Humas Polije, Syaiful Bachri, menjelaskan bahwa paket agrowisata ini juga menjadi jembatan edukasi bagi institusi pendidikan dari tingkat TK hingga SMA. Polije ingin memperkenalkan dunia pertanian modern secara nyata kepada generasi muda melalui praktik langsung.
“Program ini kami hadirkan untuk memaksimalkan Tefa sesuai visi kementerian sekaligus memberi pengalaman belajar pertanian yang nyata bagi publik,” jelas Syaiful.
Syaiful berharap agrowisata Polije terus berkembang menjadi destinasi unggulan di Jember. Melalui pengembangan fasilitas berkelanjutan, kampus vokasi ini optimistis Tefa tidak hanya menjadi tempat praktik mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat luas.
.png&w=3840&q=75)





