UNDIP, Semarang (6/9) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan International Students Gathering 2026 pada Jumat, 4 September 2026, bertempat di Auditorium FIMENA, Gedung A Lantai 3, Kampus FISIP UNDIP Tembalang, Semarang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarmahasiswa internasional sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam lingkungan akademik FISIP UNDIP yang semakin berorientasi global.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, pengelola departemen dan program studi, para koordinator, serta mahasiswa program International Undergraduate Program (IUP) di lingkungan FISIP UNDIP, baik mahasiswa Indonesia maupun mahasiswa internasional.
Mahasiswa internasional ini berasal dari sejumlah universitas mitra di berbagai negara, antara lain Hochschule Bochum University, Jerman; Ho Chi Minh University of Banking, Vietnam; Kazan (Volga Region) Federal University, Rusia; serta Fukui University, Jepang. Para mahasiswa tersebut saat ini mengikuti perkuliahan pada Program IUP S1 Administrasi Bisnis dan S1 Administrasi Publik.
Dalam sambutannya, Dekan FISIP, Prof. Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., menyampaikan bahwa para mahasiswa internasional diharapkan dapat segera merasakan FISIP bukan semata-mata sebagai tempat untuk menempuh pendidikan, melainkan sebagai rumah kedua. Lingkungan fakultas diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan kekeluargaan sehingga seluruh sivitas akademika dapat dipandang sebagai bagian dari keluarga.

Lebih lanjut, Prof. Teguh menegaskan pentingnya pengalaman internasional yang tidak terbatas pada kegiatan akademik di dalam kelas. Menurutnya saat ini sudah ada antara 90 – 100 mahasiswa asing yang melakukan kegiatan akademis di FISIP, UNDIP.
Kami percaya bahwa pendidikan internasional bukan hanya tentang mengikuti perkuliahan dan memperoleh kredit dari kegiatan akademik formal di dalam kelas. Pendidikan internasional juga tentang bertemu dengan orang lain, memahami budaya yang berbeda, membangun persahabatan internasional, serta melihat dunia dari perspektif yang berbeda, tambahnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan FISIP UNDIP, S Rouli Manalu, S.Sos., MCommSt., PhD., dalam sesi penyampaian informasi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan IUP Gathering pertama, meskipun program IUP di FISIP telah ada sejak tahun 2018. Saat ini, program IUP telah diselenggarakan pada setiap program studi yang ada di lingkungan FISIP.
Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang dan program studi sehingga hubungan serta jejaring antarmahasiswa dapat dibangun secara lebih erat. Kegiatan ini juga ditujukan agar mahasiswa dari berbagai negara dapat saling mengenal, membangun hubungan satu sama lain, sehingga dapat merasakan rasa kebersamaan sebagai bagian dari komunitas Program IUP maupun mahasiswa internasional, tambahnya.
Salah seoranga mahasiswa asing dari German mengatakan senang bisa mendapat kesempatan untuk berkuliah di program IUP Administrasi Bisnis, FISIP, UNDIP
“Saya berharap setelah enam bulan di sini, saya bisa berbicara bahasa Indonesia dengan cukup baik sehingga dapat dipahami oleh orang lain. Saya juga ingin belajar mengenai pertukaran budaya dan mengenal masyarakat Indonesia lebih dekat,” tuturnya.
Selama sekitar satu bulan tinggal di Semarang, Alissa mulai mencoba berbagai pengalaman baru, termasuk kuliner lokal. Salah satunya adalah bubur ayam yang menurutnya berbeda dengan bubur yang biasa ia kenal di Jerman atau Eropa.
Melalui kegiatan tersebut, interaksi antarmahasiswa dari berbagai program studi diharapkan dapat terbangun sehingga setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk saling terhubung, berbagi pengalaman, dan memperluas jejaring di lingkungan FISIP.
Dalam sesi tersebut, sejumlah informasi penting terkait penyelenggaraan program IUP juga disampaikan kepada para mahasiswa. Materi yang diberikan meliputi pengenalan DEEP Awardee, institusi mitra, serta integrasi akademik; penjelasan mengenai jadwal akademik Semester Pertama Tahun Akademik 2026/2027; serta informasi mengenai peraturan dan pedoman akademik yang berlaku yang perlu dipahami dan dipatuhi oleh mahasiswa.
Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai universitas mitra global yang menjadi bagian dari jejaring internasional FISIP. Informasi mengenai kewajiban mahasiswa dalam mengikuti program outbound turut disampaikan, termasuk penjelasan mengenai skema double degree yang dapat menjadi salah satu peluang akademik internasional bagi mahasiswa FISIP.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penampilan dari mahasiswa Program IUP dari masing-masing program studi. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan keberagaman aktivitas dan potensi yang dimiliki mahasiswa IUP.
Suasana kebersamaan juga semakin terasa melalui permainan trivia yang melibatkan para peserta. Permainan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana yang lebih santai dan menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk saling mengenal dan berinteraksi di luar kegiatan akademik.
Melalui International Students Gathering 2026, FISIP kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berwawasan global, dan mendukung terbentuknya jejaring internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat rasa kebersamaan di antara mahasiswa IUP dan mahasiswa internasional, sekaligus memperluas pengalaman akademik dan budaya sebagai bagian dari perjalanan mereka di FISIP. (Komunikasi Publik/ FISIP/ Rif’at)






