Perkuat Diplomasi Pendidikan Global, Mendiktisaintek Laksanakan Rangkaian Pertemuan Strategis di London

Kabar

19 January 2026 | 08.15 WIB

Perkuat Diplomasi Pendidikan Global, Mendiktisaintek Laksanakan Rangkaian Pertemuan Strategis di London

London—Di sela-sela kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Inggris, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melaksanakan rangkaian diplomasi pendidikan yang berfokus pada penguatan jejaring akademik global. Seluruh agenda berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London dan melibatkan diaspora Indonesia, profesor, peneliti, serta mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang tengah menempuh studi di berbagai universitas di Inggris.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri didampingi oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, serta Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Bidang Industri dan Kerja Sama Luar Negeri, Oki Earlivan Sampurno. Kehadiran delegasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) disambut secara hangat oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan London serta jajaran staf KBRI London.

Rangkaian kegiatan diawali dengan makan siang dan diskusi bersama perwakilan University of Cambridge. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas peluang kerja sama pendidikan tinggi dan pengembangan joint research antara institusi pendidikan Indonesia dan Inggris. Fokus pembahasan mencakup kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta penguatan kemitraan kelembagaan yang berkelanjutan guna mendorong kemajuan sains dan teknologi di kedua negara.

Agenda selanjutnya mempertemukan Mendiktisaintek dengan diaspora Indonesia, para peneliti, dan profesor yang bermukim di Inggris. Diskusi berlangsung terbuka dan substantif, mengulas berbagai inisiatif kolaboratif, mulai dari penguatan program beasiswa, pengembangan skema dosen tamu (visiting professor), hingga perluasan kerja sama riset dan pengajaran dengan perguruan tinggi di Indonesia. Pertemuan ini menegaskan peran strategis diaspora sebagai jembatan pengetahuan dan inovasi global bagi penguatan ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Rangkaian diplomasi pendidikan ini ditutup dengan dialog bersama mahasiswa penerima BPI di London yang tersebar di berbagai universitas ternama di Inggris. Pertemuan tersebut menjadi ruang aspiratif bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan, pengalaman akademik, serta masukan konstruktif terkait pengelolaan program beasiswa dan penguatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia ke depan. Beragam perspektif yang disampaikan diharapkan menjadi feedback penting dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan yang hidup dan konstruktif, sekaligus mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat diplomasi pendidikan sebagai bagian integral dari strategi pembangunan nasional. Melalui kolaborasi internasional yang bermakna dan berkelanjutan, Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi, sains, dan teknologi agar semakin berdaya saing di tingkat global.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif



/

5

Ulas Sekarang