Mendiktisaintek Tinjau Pengelolaan Sampah TPSS Gedebage Berbasis Teknologi

Kabar

16 Agustus 2026 | 11.45 WIB

Mendiktisaintek Tinjau Pengelolaan Sampah TPSS Gedebage Berbasis Teknologi

Bandung – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto meninjau lokasi pengelolaan sampah di Gedebage, Kota Bandung, bersama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, CTO Danantara, Sigit Puji Santoso, Minggu (16/8). 


Peninjauan tersebut membahas rencana pengembangan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) Gedebage melalui peningkatan kapasitas pengolahan, penerapan teknologi, penyiapan lahan, serta penguatan kerja sama dalam pengelolaannya.


Fasilitas yang ada saat ini memiliki kapasitas pengolahan sekitar 9 ton per hari. Ke depan, fasilitas baru direncanakan memiliki kapasitas hingga sekitar 300 ton per hari dengan teknologi yang lebih baik, termasuk teknologi yang dapat mengendalikan bau. Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk tetap memperhatikan keberlangsungan kegiatan pengolahan yang telah berjalan.


Sebagai tahapan awal, Mendiktisaintek mendorong penyusunan Feasibility Study (FS) untuk menentukan kebutuhan teknis pembangunan, termasuk struktur dan elevasi fasilitas. 


Pengembangan fasilitas akan mencakup penyiapan dan penyesuaian lahan, penguatan sistem drainase, serta penataan sistem logistik pengangkutan sampah. Pemanfaatan kendaraan listrik berukuran kecil juga menjadi salah satu opsi untuk mendukung pengangkutan dari wilayah pelayanan menuju fasilitas pengolahan secara lebih teratur.


Pengembangan TPSS Gedebage akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Danantara. Pemerintah Kota Bandung menyiapkan lahan, sementara Danantara terlibat dalam pengembangan dan pembangunan fasilitas. Tindak lanjut kerja sama mencakup penyusunan MoU, kontrak kerja sama, dan penyiapan kelembagaan pengelola.


Pengembangan di Bandung menjadi tahap awal untuk menguji penerapan sistem pengelolaan sampah yang dapat dikembangkan lebih lanjut di wilayah lain. Pendekatan tersebut juga tetap memberikan kesempatan kepada tenaga kerja yang selama ini terlibat dalam pengelolaan sampah untuk berperan dalam sistem yang baru.


“Segera kita bikin FS saja, kalau ini berhasil, bisa menjadi daerah percontohan,” ujar Mendiktisaintek.


Langkah tersebut sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yang mendorong pemanfaatan sains dan teknologi untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui kolaborasi lintas pihak. Melalui kolaborasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Pemerintah Kota Bandung, dan Danantara, pengembangan TPSS Gedebage diharapkan dapat menjadi pembelajaran dalam pengembangan pengelolaan sampah yang sesuai dengan kebutuhan daerah.


Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak
#PentingSaintek
#KampusBerdampak

/

5

Ulas Sekarang