Jakarta-Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menerima kunjungan Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov. Pertemuan ini merupakan pertemuan kedua dan menjadi pertemuan untuk memperkuat dan memperluas kerja sama kedua negara Selasa (23/9).
Menteri Brian menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin dan berharap dapat mengembangkan kerja sama dengan Rusia dengan mengirimkan mahasiswa Indonesia ke Rusia untuk mempelajari lebih dalam bidang teknik.
Duta Besar Tolchenov menyambut baik keinginan tersebut dan menyampaikan bahwa Rusia memiliki beasiswa khusus teknik dengan kuota 10 orang serta beasiswa pemerintah Rusia dengan kuota 250 orang yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan pemerintah Indonesia. Kuota ini dapat dipertimbangkan untuk ditingkatkan di kemudian hari jika terdapat respon yang baik berupa peningkatan jumlah pendaftar.
“Kerja sama ini bukan sekadar program pendidikan, melainkan investasi sumber daya manusia untuk masa depan Indonesia. Kami ingin lebih banyak anak muda kita menjadi ahli teknologi, energi nuklir, hingga eksplorasi mineral agar bangsa ini siap menghadapi tantangan global,” ungkap Menteri Brian.
Rusia juga membuka peluang kerja sama pemerintah Indonesia dengan industri Rusia termasuk beasiswa dari salah satu perusahaan terbesar Rusia, seperti Rusal. Langkah ini diharapkan memperkuat hilirisasi mineral di tanah air melalui transfer ilmu dan tenaga ahli.
“Kami percaya Indonesia memiliki potensi besar dalam mencetak generasi muda unggul. Rusia berkomitmen mendukung melalui beasiswa, kolaborasi riset, dan forum akademik bersama. Kami melihat ini sebagai kemitraan strategis yang akan membawa manfaat nyata bagi kedua negara,” tegas Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana untuk mengadakan Kelompok Kerja Bersama pertama dibawah Sidang Komisi Bersama RI-Rusia yang rencananya akan dilaksanakan bulan Mei tahun 2026 serta pelaksanaan Forum Rektor.
Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk memastikan hasil kerja sama ini tidak hanya berhenti pada diplomasi saja, tetapi menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia.
Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif





