Mendiktisaintek Dorong Kampus Hadirkan Inovasi Berdampak

Kabar

16 May 2026 | 22.30 WIB

Mendiktisaintek Dorong Kampus Hadirkan Inovasi Berdampak

Sidoarjo-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui budaya akademik yang unggul, layanan pendidikan yang berkualitas, serta inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat menghadiri kegiatan pelatihan penguji Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Anwar Medika, Sabtu, (16/5).

Dalam sambutannya Mendiktisaintek menekankan, bahwa kualitas SDM menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing bangsa. Menurutnya, sistem pengujian dan akreditasi harus terus diperkuat melalui prinsip continuous improvement agar lulusan Indonesia memiliki standar kompetensi yang diakui secara global. 

“Kita ingin lulusan Indonesia memiliki kualitas yang teruji dan mampu bersaing, termasuk di tingkat internasional,” ujar Menteri Brian.

Kemdiktisaintek mengapresiasi keterlibatan para dosen penguji yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Peran dosen tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter, budaya kerja, dan pola pikir mahasiswa. Oleh karena itu, kampus diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang mendorong tumbuhnya growth mindset dan budaya akademik yang positif.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek membagikan pengalamannya saat melakukan kolaborasi akademik di sejumlah universitas dunia, seperti di Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.  menilai salah satu ciri utama kampus maju adalah budaya kerja yang “perfect in detail”, yakni perhatian terhadap kualitas hingga hal-hal kecil dalam pelayanan akademik dan lingkungan kampus. Sehingga atmosfer kampus yang tertata, disiplin, dan konsisten akan membentuk karakter mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.

Kampus bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi tempat membangun mindset dan karakter. Mahasiswa yang terbiasa berada dalam lingkungan yang baik akan membawa standar kualitas itu ketika terjun ke masyarakat.

Hadirkan Inovasi Berdampak

Lebih lanjut dalam rangkaian kunjungan kerja ke Sidoarjo, Mendiktisaintek juga mendatangi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Kepada segenap sivitas akademika, Menteri Brian menegaskan pentingnya  penguatan tata kelola pelayanan juga kepada dosen, termasuk dalam proses pengembangan karier dan kenaikan jabatan akademik. Selain itu, Mendiktisaintek menekankan pentingnya manajemen kampus yang proaktif membantu dosen dalam pemenuhan persyaratan akademik, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kompetensi.

Mendiktisaintek menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang terus membina mahasiswa dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional untuk mencetak generasi unggul Indonesia.

Selain penguatan kualitas akademik, Mendiktisaintek mengajak perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat, salah satunya pengelolaan sampah. Dengan harapan kampus dapat menjadi pusat inovasi pengolahan sampah terpadu berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola secara tepat.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknolog

#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif



/

5

Ulas Sekarang