Melalui ITEP 2026, Dosen FEB UTU Perluas Jejaring Akademik hingga India

Cerita Kita

27 Oktober 2026 | 19.00 WIB

Melalui ITEP 2026, Dosen FEB UTU Perluas Jejaring Akademik hingga India

India – UTU | Upaya Universitas Teuku Umar (UTU) membuka akses jejaring global mendapat ruang melalui keikutsertaan dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Yayuk Eko Wahyuningsih, S.E., M.Si., dalam International Teaching Excellence Program (ITEP) 2026 di CGC University, Punjab, India, pada 4–10 Oktober 2026. Kegiatan ini membuka peluang bagi UTU untuk mengembangkan hubungan akademik lintas negara mlalui pertukaran pengalaman pengajaran, penjajakan kerja sama perguruan tinggi, serta peluang program internasional bagi dosen dan mahasiswa.

Selama lima hari di kampus Sahibzada Ajit Singh Nagar tersebut, Yayuk bersama 43 akademisi yang berasal dari 19 negara mengampu perkuliahan bagi mahasiswa jenjang sarjana, magister, hingga doktor sesuai bidang keahliannya.

Prosesi pembukaan program berlangsung di Gedung Alan Turing, CGC University, pada 5 Oktober 2026. Usai seremoni pembukaan, para peserta memaparkan latar belakang akademis serta berbagi metode pengajaran dari kampus asal masing-masing.

“Interaksi dengan mahasiswa dari berbagai jenjang di CGC University memberikan gambaran nyata mengenai dinamika kelas internasional. Perbedaan budaya dan latar belakang akademik justru menghidupkan diskusi, terutama saat kita membahas penerapan teori ekonomi pembangunan dalam konteks negara berkembang,” ujar Yayuk kepada Humas UTU.

Di luar jadwal perkuliahan, peserta diajak mengamati langsung sarana pendukung pembelajaran di CGC University. Peninjauan mencakup bengkel mesin traktor, fasilitas pengelasan, ruang perancangan desain, laboratorium komputer, hingga ruang operasional Gemini AI. Para pengajar internasional ini juga mendatangi area bazar tekstil di lingkungan kampus untuk melihat demonstrasi pembuatan kain tradisional India menggunakan alat pemintal Khadi.

Di tengah rangkaian agenda akademis tersebut, CGC University melangsungkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 8 Oktober 2026 bersama tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Teuku Umar (Indonesia), Euroasia Nations Campus (Sri Lanka), dan University of Nairobi (Kenya). Yayuk Eko Wahyuningsih hadir menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama tersebut mewakili Rektor UTU.

Penandatanganan kesepakatan ini melengkapi jalinan kemitraan internasional UTU di wilayah India, setelah sebelumnya kampus yang berkedudukan di Meulaboh ini menyepakati kerja sama serupa dengan Chandigarh University di Mohali. Kerja sama dengan dua perguruan tinggi di India ini diarahkan pada pelaksanaan pertukaran dosen, kuliah tamu internasional, penelitian bersama, serta penyusunan program perkuliahan terpadu.

Dekan FEB UTU, Dr. Hamdi Harmen, S.E., M.M., menyampaikan bahwa partisipasi dosen dalam forum pengajaran luar negeri ini menjadi bahan evaluasi untuk menyelaraskan kurikulum dan metode perkuliahan di FEB UTU dengan standar internasional. Menurutnya, pengalaman mengajar di lingkungan multi-kultural bermanfaat untuk memperkaya bahan diskusi di kelas.

Hasil dari keikutsertaan dalam ITEP 2026 ini langsung berlanjut pada tawaran program lainnya. CGC University mengundang mahasiswa UTU untuk mengikuti Winter School Programme yang dijadwalkan berjalan mulai 15 Januari 2027. Selain itu, para dosen UTU juga diundang menghadiri Global Education Conclave pada 12–14 Maret 2027.

Seluruh rangkaian ITEP 2026 diakhiri dengan pementasan seni yang menampilkan tarian kolaborasi antara mahasiswa asal negara-negara Afrika dan mahasiswa CGC University. Sebelum kembali ke negara asal, para peserta meninjau Chandigarh Capital Complex, kompleks bangunan bersejarah karya arsitek Le Corbusier yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. [Humas UTU]

Universitas Teuku Umar

UTU

UTU Gemilang

/

5

Ulas Sekarang