LPPM UNTIRTA (9 Januari 2026) – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Meutia, S.E., M.P. selaku Kepala LPPM UNTIRTA, melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi sebagai bentuk respons kemanusiaan pascabencana di wilayah Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, bersama perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Forum Ketua LPPM Badan Kerja Sama PTN Wilayah Barat (FKLPPM BKS-PTN Wilayah Barat).
Kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi masyarakat terdampak bencana, mengidentifikasi kebutuhan yang paling mendesak, serta memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan. Pelaksanaan PKM Kolaborasi ini difasilitasi oleh LPPM Universitas Samudra, LPPM Universitas Malikussaleh, dan LPPM Universitas Syiah Kuala sebagai perguruan tinggi mitra di wilayah Aceh.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, perwakilan LPPM UNTIRTA turut melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak. Kunjungan pertama dilakukan ke SD Negeri Lhok Medang Ara, yang terdampak banjir selama kurang lebih tiga minggu. Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung dalam keterbatasan, dengan kondisi ruang kelas yang belum dilengkapi kursi dan meja akibat kerusakan fasilitas sekolah.
Kunjungan selanjutnya dilakukan ke Pesantren Daarul Mukhlisin, di mana tim PKM Kolaborasi menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan nasi kotak sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar santri dan pengelola pesantren pascabencana.
Tim kemudian melanjutkan kunjungan ke masyarakat di wilayah Karang Baru untuk melihat secara langsung kondisi warga terdampak sekaligus berdialog dengan masyarakat mengenai kebutuhan mendesak dalam proses pemulihan pascabencana.
Rangkaian kegiatan PKM Kolaborasi ditutup dengan kunjungan ke Tim Ayo Cepat Tolong yang tengah melaksanakan pembangunan musholla darurat. Musholla tersebut direncanakan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran mengaji bagi anak-anak di wilayah terdampak. Pada kesempatan tersebut, tim LPPM UNTIRTA turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang berada di posko.
Melalui pelaksanaan PKM Kolaborasi ini, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung pemulihan sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat pascabencana secara berkelanjutan.






