Surabaya-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meraih tiga penghargaan sekaligus pada ajang The 7th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2025. Dalam kompetisi bergengsi ini, Kemdiktisaintek meraih penghargaan satu Silver Winner dan dua Bronze Winner pada tiga kategori, Kamis (25/9).
Kategori tersebut yakni Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik Terinovatif (Silver Winner), Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Terbaik (Bronze Winner) dan Program Kehumasan Pemerintah (Bronze Winner). Proses penjurian kategori ini melibatkan para pakar humas, pakar komunikasi publik, jurnalis senior, akademisi senior, dan pakar branding.
Kompetisi AHI 2025 diselenggarakan oleh Humas Indonesia sebagai barometer kinerja komunikasi dan keterbukaan informasi di berbagai lembaga publik. Dengan mengusung tema "Akuntabilitas Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik untuk Indonesia Maju", AHI 2025 menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas komunikasi lembaga publik.
Kepala Biro Umum, Humas, dan Pengadaan Barang Jasa Kemdiktisaintek, Manifes Zubayr menyampaikan apresiasi tinggi atas penghargaan yang diraih Tim Humas Kemdiktisaintek. Menurutnya, penghargaan ini merupakan wujud pengakuan terhadap upaya pelayanan informasi publik yang terus ditingkatkan, sekaligus menjadi pendorong semangat untuk menghadirkan komunikasi publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
“Penghargaan AHI 2025 bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga tantangan untuk memperkaya transformasi digital. Ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga amanah. Capaian ini harus menjadi pemicu agar seluruh kanal komunikasi Kemdiktisaintek semakin berdaya guna sebagai rujukan utama masyarakat dalam memperoleh informasi terkait program, kebijakan, maupun layanan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi,” jelasnya.
Selama satu bulan, puluhan Korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah telah berkompetisi pada ajang AHI 2025. Penjurian presentasi AHI 2025 berlangsung secara online selama dua hari berturut-turut dari tanggal 19-20 Agustus 2025 dengan melibatkan sejumlah Dewan Juri Presentasi yaitu Asmono Wikan (CEO PR Indonesia Group), Jannete Maria Pinariya (Vice Rector 1 LSPR Institute), Fachrudin Ali Ahmad (Pranata Humas Ahli Madya BKPK Kemenkes/Ketua Iprahumas), Abdul Rahman Ma’mun (Ketua Komisi Informasi Pusat 2011-2013/CEO Magnitude Indonesia), dan Chrysanthi Tarigan (Head of Corporate Communications PT Chandra Asri Pacific Tbk).
Kemdiktisaintek akan senantiasa berusaha meningkatkan pelayanan publik dan penyampaian informasi yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan, sehingga akhirnya sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak, dimana dampak positif dapat dirasakan oleh masyarakat.
Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak #DiktisaintekSigapMelayani #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif






