Kemdiktisaintek Perkuat Sinergi Kampus-Industri

Kabar

16 December 2025 | 11.15 WIB

Kemdiktisaintek Perkuat Sinergi Kampus-Industri

Bandung–Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri sebagai strategi utama mendorong kebangkitan industri nasional berbasis riset dan inovasi. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Pameran Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat (Prima) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang diselenggarakan beriringan dengan ITB Chief Executive Officer (CEO) Summit, Selasa (16/12).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyampaikan bahwa sinergi kampus dan industri merupakan prasyarat penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan keluar dari middle income trap (jebakan negara berpendapatan menengah).

“Saya mengapresiasi Prima sebagai forum yang mempertemukan industri dengan hasil riset perguruan tinggi. Inilah pendekatan yang kita dorong, agar riset tidak berhenti sebagai produk akademik, tetapi benar-benar dimanfaatkan dan menjadi penggerak industri nasional,” tegas Menteri Brian.

Sejalan dengan kegiatan ini, Kemdiktisaintek tengah mendorong skema hilirisasi riset berbasis kebutuhan industri, di mana industri berperan mengidentifikasi kebutuhan pasar, sementara perguruan tinggi menyediakan solusi berbasis keilmuan. Untuk keberlanjutan skema ini, Kemdiktisaintek memastikan kebijakan, pendanaan, dan ekosistem pendukung berjalan selaras.

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara menyampaikan bahwa penyelenggaraan Prima ITB yang digabungkan dengan ITB CEO Summit sejalan dengan arah kebijakan Kemdiktisaintek. ITB diharapkan dapat menjadi lokomotif dalam mendorong lahirnya industri-industri baru yang berakar pada kekuatan sumber daya dan keilmuan nasional.

“Kami menyatukan pameran riset dengan pertemuan industri agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium. Di sini ada product push dari kampus dan market pull dari industri, sehingga keduanya bisa bertemu,” jelas Rektor ITB.

Prima ITB x ITB CEO Summit menampilkan berbagai inovasi unggulan sivitas akademika ITB, mulai dari riset terapan, produk siap hilirisasi, hingga karya pengabdian masyarakat yang telah dimanfaatkan secara nyata. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi strategis lintas sektor untuk memperkuat peran sains dan teknologi dalam pembangunan industri dan manufaktur nasional.

Menutup rangkaian sambutan sekaligus membuka acara secara resmi, Mendiktisaintek menegaskan peran aktif kementerian dalam mengawal kolaborasi kampus–industri agar berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami di Kemdiktisaintek terus mendorong hasil-hasil riset perguruan tinggi agar dapat dihilirisasi menjadi industri yang berdampak. Tujuan akhirnya bukan untuk kepentingan pihak tertentu. Kita lakukan ini demi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan kebangkitan ekonomi nasional berbasis teknologi,” pungkas Menteri Brian.

Melalui sinergi yang dibangun dalam Prima ITB dan ITB CEO Summit, Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi dan industri bergerak bersama sebagai fondasi transformasi ekonomi nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif







/

5

Ulas Sekarang