Kemdiktisaintek, ITB, dan Pusdikjas Disjasad Kolaborasi Tanamkan Wawasan Kebangsaan bagi Mahasiswa ADik

Kabar

31 October 2025 | 09.12 WIB

Kemdiktisaintek, ITB, dan Pusdikjas Disjasad Kolaborasi Tanamkan Wawasan Kebangsaan bagi Mahasiswa ADik

Bandung–Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan "Wawasan Kebangsaan Penerima Beasiswa ADik Tahun 2025". Bertempat di Bandung, Jawa Barat, kegiatan pembekalan karakter ini dibuka secara resmi, Kamis (30/10).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, dirancang secara khusus dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor. PPAPT menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai tuan rumah pelaksana akademik dan Pusat Pendidikan Jasmani Dinas Jasmani Angkatan Darat (Pusdikjas Disjasad) Cimahi untuk pelatihan kedisiplinan fisik dan mental.

Program ini melibatkan puluhan mahasiswa penerima Beasiswa ADik yang berkuliah di berbagai kampus di Jawa Barat diantaranya dari ITB, UNPAD, UPI, Polban, Polman Bandung, UNSIL dan UNSIKA. Mereka merupakan putra-putri terbaik bangsa dari berbagai wilayah afirmasi, yaitu dari Papua, daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) dan anak TKI, yang diharapkan menjadi agen perubahan di daerah asalnya.

Ketua Tim Kerja KIP Kuliah dan ADik PPAPT, Muni Ika menyampaikan bahwa tujuan utama program ini adalah membangun fondasi karakter mahasiswa yang tangguh, adaptif, dan berjiwa Pancasila serta semangat juang yang tinggi.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menanamkan disiplin, meningkatkan kesadaran bela negara, dan mempertebal rasa cinta tanah air serta semangat juang untuk meraih cita-cita. Kami ingin mahasiswa ADik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat,” ujar Muni Ika.

Muni menekankan bahwa kolaborasi dengan ITB dan Pusdikjas Disjasad memberikan paket pembinaan yang komprehensif.

“Mahasiswa ADik adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Di ITB mereka mendapat wawasan intelektual, dan di Pusdikjas Disjasad mereka ditempa kedisiplinan serta mental juangnya. Ini adalah bekal penting untuk lulus tepat waktu dan siap berkontribusi bagi negara,” tutur Muni.

Cetak Generasi Tangguh Berjiwa Pancasila

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara menyambut baik program strategis ini. Ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan Kemdiktisaintek kepada ITB untuk turut serta dalam pembinaan karakter mahasiswa program afirmasi.

“Saya merasa bangga sekali mendengar bahwa adik-adik di sini adalah pilihan dari ribuan pendaftar. Banyak dari mereka datang dari daerah yang jauh dari akses pendidikan, namun bisa sampai ke perguruan tinggi terbaik. Ini luar biasa dan patut kita syukuri,” ujar Rektor Tata.

Selaku mitra pelaksana pelatihan fisik dan mental, Wakil Komandan Pusdikjas Disjasad, Tatang Subina menjelaskan pentingnya penempaan kedisiplinan bagi calon pemimpin bangsa.

“Kami berbahagia bisa membina adik-adik yang luar biasa ini. Mudah-mudahan kami bisa memberikan kontribusi kepada Perguruan Tinggi, kepada akademisi, bisa membantu adik-adik itu lebih disiplin, lebih memahami tentang wawasan kebangsaan dan cinta kepada tanah air,” ujarnya.

Semangat ini juga terpancar jelas dari para peserta. Salah satunya Praycilia Merwelsar Korwa, mahasiswi asal Papua yang kini menempuh studi di Teknik Pertambangan ITB. Ia mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini.

"Saya bersyukur sekali atas beasiswa ADik, saya bisa fokus kuliah di kampus impian tanpa kepikiran biaya. Kegiatan ini juga sangat berkesan. Kami bukan hanya dapat materi, tapi juga bertemu teman-teman baru dari banyak kampus. Kami bisa bertukar cerita dan memperluas jaringan," ungkap Praycilia.

Selama tiga hari, para peserta mendapatkan materi wawasan kebangsaan di dalam kelas, sesi diskusi tematik, serta latihan kedisiplinan dan baris-berbaris yang dibimbing langsung oleh instruktur dari Pusdikjas Disjasad.

Melalui kegiatan pembinaan ini, mahasiswa ADik diharapkan dapat mengembangkan wawasan kebangsaan, memahami esensi bela negara, serta memperkuat karakter sebagai generasi penerus yang berintegritas, memiliki semangat juang, disiplin, dan cinta tanah air.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif #ADikMerahPutih

/

5

Ulas Sekarang