Kemdiktisaintek Dorong Peran Strategis Profesor Politeknik agar Berdampak bagi Masyarakat

Kabar

24 April 2026 | 21.00 WIB

Kemdiktisaintek Dorong Peran Strategis Profesor Politeknik agar Berdampak bagi Masyarakat

Jakarta—Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan pentingnya peran profesor sebagai penggerak utama kemajuan perguruan tinggi vokasi sekaligus aktor kunci dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini disampaikan dalam Forum Profesor Politeknik Negeri Indonesia (FORPOIN) yang dihadiri oleh para profesor dari berbagai politeknik negeri di Indonesia, Jumat (24/4).

Dalam arahannya, Mendiktisaintek menekankan, bahwa profesor mesti lebih dari sebagai akademisi, yakni menjadi penjaga nilai dan teladan di lingkungan kampus. Mendiktisaintek mengingatkan bahwa posisi guru besar membawa tanggung jawab moral yang besar, baik dalam integritas maupun kontribusi keilmuan.

“Maju mundurnya politeknik juga ada di tangan Bapak-Ibu sekalian. Lokomotif kemajuan kampus juga ada di tangan profesor. Carilah apa yang bisa kita lakukan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Menteri Brian.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek juga mendorong agar para profesor tidak berhenti pada capaian akademik semata, tetapi memastikan bahwa riset dan inovasi yang dihasilkan memiliki relevansi dan manfaat nyata. Menurutnya, keberhasilan tertinggi dalam dunia sains bukan hanya publikasi ilmiah, melainkan juga kontribusi terhadap kemanusiaan.

Mendiktisaintek juga menekankan pentingnya peran profesor dalam membimbing mahasiswa secara konsisten dan berkelanjutan. Proses pendidikan yang berdampak, menurutnya, terjadi melalui dedikasi panjang para dosen dalam mengajar dan membina mahasiswa.

Ketua FORPOIN, Sarono, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa FORPOIN saat ini beranggotakan 177 profesor dari 27 politeknik negeri dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari teknik, ekonomi bisnis, teknologi informasi, hingga sektor pertanian dan pariwisata.

Ia menegaskan bahwa para profesor politeknik telah berkontribusi aktif dalam pengembangan institusi masing-masing, termasuk melalui penguatan teaching factory (TEFA), pengembangan pusat unggulan teknologi berbasis potensi daerah, serta keterlibatan dalam berbagai program strategis kementerian.

“Para profesor telah mengembangkan pusat unggulan teknologi di masing-masing daerah dan terlibat dalam berbagai program kementerian, mulai dari akreditasi, reviewer, hingga penguatan riset. Ke depan, kami juga mendorong penguatan kemitraan dengan industri serta pembentukan konsorsium untuk kerja sama internasional,” ujar Sarono.

Hal tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran forum seperti ini di lingkungan perguruan tinggi untuk mendorong kemajuan di institusi masing-masing serta terus memberikan solusi bagi tantangan yang muncul di level industri maupun masyarakat.

Melalui forum ini, diharapkan para guru besar politeknik dapat terus menjadi motor penggerak transformasi pendidikan tinggi vokasi. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai fondasi kemajuan bangsa, dengan profesor sebagai aktor kunci yang menjaga arah, kualitas, dan relevansi pendidikan di Indonesia.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi 

#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif


/

5

Ulas Sekarang