Kemdiktisaintek Dorong Akselerasi Sekolah dan Madrasah Unggul Lewat Sekolah Garuda Transformasi

Kabar

01 December 2025 | 21.00 WIB

Kemdiktisaintek Dorong Akselerasi Sekolah dan Madrasah Unggul Lewat Sekolah Garuda Transformasi

Jakarta—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmen untuk memperkuat ekosistem pendidikan sekolah unggul melalui program Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam pertemuan kerja dengan Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i, Senin (1/12).

Sebagai kementerian yang bertanggung jawab pada pengembangan talenta dan daya saing bangsa, Kemdiktisaintek memandang Sekolah Garuda Transformasi sebagai program strategis untuk mempercepat peningkatan daya saing sekolah dan madrasah yang telah menunjukkan performa unggul. Program ini meningkatkan kemitraan dengan berbagai pihak dan mengembangkan ekosistem serta sistem dukungan yang menitikberatkan pada pembekalan siswa, penguatan guru, tata kelola sekolah, budaya akademik berbasis data, serta layanan konseling perguruan tinggi terbaik yang sistematis.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyampaikan bahwa pemerataan akses pendidikan unggul merupakan bagian penting dari agenda nasional penguatan talenta. 

“Kita ingin mendorong siswa untuk dapat diterima di perguruan tinggi terbaik dunia tier tengah ke atas. Sekolah Garuda Transformasi itu dalam rangka kita bermitra dan membina sekolah-sekolah dengan mutu yang baik menuju lebih baik lagi. Manajemen sekolahnya juga diharapkan bisa mendukung siswa yang memiliki potensi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik, di dalam atau luar negeri,” ujar Menteri Brian.

Kemdiktisaintek juga menggarisbawahi arahan Presiden Prabowo mengenai distribusi sekolah unggulan yang lebih merata, untuk provinsi yang belum memiliki perwakilan sekolah Garuda tetapi memiliki potensi besar, dan akan masuk dalam radar perluasan program. Pendekatan ini mendukung strategi pemerintah untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.

Dalam pertemuan tersebut, Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menyampaikan pandangan bahwa madrasah dan pesantren merupakan bagian integral dari ekosistem pendidikan nasional dan perlu diperkuat posisinya dalam agenda program SMA Garuda Transformasi. Kemdiktisaintek menyambut pandangan ini sebagai peluang kolaborasi untuk memperluas jangkauan manfaat program ini, terutama bagi satuan pendidikan keagamaan dengan potensi unggul.

Penguatan ekosistem pesantren termasuk penyempurnaan tata kelola melalui Direktorat Jenderal Pondok Pesantren, Kementerian Agama dipandang dapat membantu perluasan akses pembiayaan yang lebih tepat sasaran, dan lebih terfokus dan berdampak pada mutu pendidikan.

Program Sekolah Garuda Transformasi juga memberi perhatian pada sistem pendukung untuk siswa, seperti konseling pendidikan tinggi, pelatihan persiapan berkas aplikasi ke perguruan tinggi terbaik, serta pembiasaan budaya akademik yang kuat. Kemdiktisaintek menilai banyak lembaga pendidikan unggulan yang sudah memiliki potensi besar tetapi memerlukan dukungan pengembangan sistem pendukung dan ekosistem yang suportif untuk mendorong lebih banyak siswanya menuju jenjang pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Seluruh langkah ini merupakan implementasi dari kebijakan Diktisaintek Berdampak, yaitu memastikan setiap kebijakan Kemdiktisaintek memberikan perubahan nyata bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan dan masyarakat luas. Melalui kolaborasi lintas kementerian, Kemdiktisaintek berkomitmen memperkuat pengembangan talenta nasional dan menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan kompetitif secara global.

Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak

#Kampustransformatif





/

5

Ulas Sekarang