Jakarta–Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menghadiri pertemuan bersama Kepala Staf Kepresidenan (Kastaf), Dudung Abdurachman di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (13/5).
Pada pertemuan tersebut Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Kantor Staf Presiden (KSP) membahas percepatan pembangunan dan operasional SMA Unggul Garuda sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah dalam mencetak talenta unggul Indonesia berstandar global melalui pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdampak.
Wamendiktisaintek menuturkan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan unggul bagi putra-putri terbaik bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun wilayah asal. Program ini dirancang untuk menjangkau talenta-talenta unggul dari berbagai daerah, termasuk wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), sebagai bagian dari upaya pemerataan kesempatan pendidikan nasional.
Wamen Stella menjelaskan bahwa mayoritas peserta didik yang lolos seleksi lanjutan SMA Unggul Garuda justru berasal dari luar pusat-pusat pendidikan besar seperti Jakarta dan Jawa Barat, melainkan dari Sumatera Utara, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, hingga Kalimantan Utara. Selain itu, rata-rata penerima beasiswa penuh berasal dari kelompok ekonomi desil empat dengan pencapaian akademik.
“Di perbatasan Indonesia dan Malaysia, di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, dan juga Sulawesi Tenggara, jadi kita bersungguh-sungguh membuka akses,” ujar Wamen Stella.
Wamen Stella menegaskan, SMA Unggul Garuda merupakan investasi jangka panjang negara untuk menyiapkan generasi masa depan Indonesia yang unggul di bidang sains, teknologi, riset, dan inovasi.
“Inilah jawaban Bapak Presiden untuk SMA Unggul Garuda: kita memberikan investasi untuk mereka yang paling berprestasi, apa pun latar belakangnya,” tegas Wamen Stella.
Wamen Stella juga menegaskan bahwa keberlanjutan SMA Unggul Garuda telah dipersiapkan melalui dukungan dana abadi pemerintah bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sehingga operasional sekolah dapat berjalan secara berkelanjutan sebagai investasi negara dalam pengembangan sumber daya manusia unggul.
“Sekolah Garuda mempunyai dana abadi, artinya investasi negara dari Bapak Presiden yang dibuat sekarang untuk Sekolah Garuda ini akan berlangsung selamanya,” jelas Wamen Stella.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Stella turut menyoroti pentingnya dukungan dan pengawalan dari Kantor Staf Presiden dalam memastikan percepatan pembangunan SMA Unggul Garuda berjalan optimal di berbagai daerah.
“Tanpa KSP kita tidak bisa membangun Sekolah Garuda. Jadi KSP sangat dari awal sekali, bahkan dari pembentukan Peraturan Presiden sampai hal-hal yang sifatnya dadakan, tidak terduga, tetapi harus diselesaikan,” ujar Wamen Stella.
Hingga saat ini, dukungan KSP menjadi faktor penting dalam memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga penyelesaian berbagai tantangan teknis di lapangan sehingga pembangunan sekolah dapat terus berjalan sesuai target pemerintah.
SMA Unggul Garuda juga terhubung dengan berbagai program pemberdayaan pemerintah lainnya, termasuk Sekolah Rakyat. Sinergi antarprogram tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kita sudah sering membicarakan bahwa Sekolah Rakyat diperuntukkan untuk semua, dan Sekolah Garuda akan menerima mereka yang paling berprestasi, apa pun latar belakang ekonominya. Sangat terbuka kemungkinan bahwa siswa-siswa terbaik dari Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan di Sekolah Garuda dengan dukungan beasiswa penuh,” ujar Wamen Stella.
Lebih lanjut, Wamen Stella mengibaratkan SMA Unggul Garuda sebagai langkah strategis negara dalam membangun “tim nasional” intelektual Indonesia di masa depan, serta optimistis SMA Unggul Garuda akan melahirkan generasi Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi ilmuwan, inovator, dan pemimpin dunia.
Dukungan KSP
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari agenda besar Presiden Republik Indonesia untuk mencetak talenta unggul Indonesia berstandar global.
“Ini merupakan bagian dari agenda besar Bapak Presiden Republik Indonesia untuk mencetak talenta unggul Indonesia berstandar global,” ujar Kepala Staf Kepresidenan, Dudung.
Kepala Staf Kepresidenan menjelaskan bahwa pembangunan SMA Unggul Garuda difokuskan di wilayah yang jauh dari pusat akses pendidikan sebagai bentuk komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan berkualitas secara merata di seluruh Indonesia. KSP hadir untuk memastikan berbagai proses percepatan berjalan efektif melalui koordinasi lintas sektor.
“KSP ini mengawal program SMA Unggulan Garuda sebagai program hasil terbaik cepat yang membutuhkan percepatan dan penyelesaian. Dengan kehadiran KSP sangat membantu karena memang di lapangan banyak tantangan,” ujar Kastaf Dudung.
Hingga saat ini KSP terus membantu komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kementerian terkait, pemerintah daerah, masyarakat sekitar lokasi pembangunan, hingga dukungan kewilayahan dan infrastruktur pendukung lainnya.
Sampai bulan Mei 2026, progres pembangunan SMA Unggul Garuda menunjukkan capaian positif dan secara umum berada di atas target pada seluruh lokasi. Pemerintah menargetkan sekolah-sekolah tersebut dapat mulai beroperasi pada Juli 2026.
Melalui penguatan SMA Unggul Garuda dan kolaborasi lintas sektor bersama KSP, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus mengakselerasi implementasi arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yaitu menghadirkan transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional, memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas, serta melahirkan generasi unggul Indonesia yang mampu menjadi penggerak kemajuan bangsa di tingkat global.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif





