Jurusan Produksi Pertanian Politeknik Negeri Jember (Polije) sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu Internasional di Gedung Auditorium Vokasi. Seluruh civitas akademika sepakat mengusung tema Inovasi Bioteknologi dan Transformasi Pertanian Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan guna merespons tantangan global.
Kegiatan akademik tersebut menghadirkan pakar dunia Dr. Inez Hortense Slamet-Loedin dari International Rice Research Institute (IRRI) Filipina. Pihak kampus berkomitmen memberikan wawasan global mengenai rekayasa genom untuk meningkatkan ketahanan pangan kepada para mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan memperoleh wawasan langsung dari pakar internasional dan praktisi industri,” ujar Sekretaris Jurusan Produksi Pertanian, Hanif Fatur Rohman, S.P., M.P., Kamis (04/06/2026).
Para peserta yang memadati ruangan juga berkesempatan emas mendiskusikan inovasi manajemen hama mutakhir bersama praktisi industri terkemuka PT UPL Indonesia. Pihak jurusan sengaja merancang agenda ilmiah ini untuk membekali para calon lulusan menghadapi tantangan krisis pangan.
“Tema Inovasi Bioteknologi dan Transformasi Pertanian Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan sangat relevan dengan kebutuhan sektor pertanian masa depan,” jelas Hanif.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Kerja Sama dan Kehumasan Polije, Agung Wahyono, S.P., M.Si., Ph.D., memuji konsistensi pelaksanaan agenda internasional tersebut. Iklim pembelajaran positif seperti ini harus terus bergulir demi meningkatkan daya saing global institusi di kancah internasional.
“Kegiatan semacam ini menjadi budaya akademik yang positif karena memberikan wawasan baru kepada mahasiswa,” kata Agung Wahyono.
Materi rekayasa genetik dan teknologi pencitraan dari dunia industri juga dinilai sangat maju serta ramah lingkungan untuk mendukung pertanian presisi.
“Materi tersebut dinilai sangat maju karena tidak hanya berfokus pada pengendalian penyakit tanaman, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem,” pungkas Agung.






